Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cakwe Ko Atek, Kuliner Legendaris Pasar Baru

Bila Anda sedang berada kawasan Pasar Baru, Jakarta, sempatkan untuk mencicipi salah satu kuliner satu ini. Sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu, Cakue Ko Atek kini semakin laris manis.
Janlika Putri Indah Sari
Janlika Putri Indah Sari - Bisnis.com 08 April 2021  |  12:17 WIB
Di saat pandemi melanda, meskipun tak sesibuk sebelumnya, Cakwe Ko Atek tidak pernah sepi pembeli.  - Bisnis.com/Janlika
Di saat pandemi melanda, meskipun tak sesibuk sebelumnya, Cakwe Ko Atek tidak pernah sepi pembeli. - Bisnis.com/Janlika

Bisnis.com, JAKARTA - Bila Anda sedang berada kawasan Pasar Baru, Jakarta, sempatkan untuk mencicipi salah satu kuliner satu ini. Sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu, Cakue Ko Atek kini semakin laris manis.

Untuk menuju jajanan legendaris tersebut hanya perlu menyusuri Gang Kelinci, tepatnya di samping Bakmie Gang Kelinci.

Di gang sempit tersebut kios berukuran mini bertuliskan Cakwe dan kue bantal Ko Atek berada. Setiap pukul 07.00 Atek sudah menyiapkan adonan cakwe dan kue bantalnya di kios tersebut untuk digoreng. Disana ada seorang karyawan yang bertugas menggoreng dan sang istrinya yang menjadi kasir.

Namun, untuk mempertahankan rasa, Atek mengerjakan sendiri adonan tersebut. "Adonannya saya sendiri yang buat, belum berani nyerahin ke orang lain. Bagian yang goreng juga masih saya kontrol," katanya sambil menguleni adonan.

Atek juga mengatakan sejak pertamakali buka pada 1971, kiosnya sama sekali tak pernah pindah. Ia juga tidak ada rencana merombak tempat tersebut atau pindah ke tempat yang lebih besar.

Tidak ada resep istimewa agar Cakwe dan kue bantalnya tetap eksis hingga saat ini. Menurutnya semuanya harus dikerjakan dengan perasaan agar menciptakan makanan yang enak untuk orang lain.

Untuk harga satuan cakue dan kue bantal Koh Atek dibanderol Rp6.000, dan harus sabar mengantre. Meskipun kios sederhana, namun pembeli yang datang dari beragam kalangan. Mereka rela turun dari mobil untuk masuk gang sempit demi mencicipi cakwe dan kue bantal tersebut.

Di saat pandemi melanda, meskipun tak sesibuk sebelumnya, Cakwe ko Atek tidak pernah sepi pembeli. Namun ia menyarankan untuk datang lebih pagi agar tidak kehabisan. Sebelum Virus Covid-19 datang, kiosnya tutup pada pukul 17.00 WIB.

"Sejak pandemi kami tutup lebih cepat. Pukul 2 atau jam 3 sudah tutup sekarang. Jangan terlalu sore datangnya. Pagi lebih enak tidak terlalu ngantre, " pungkas Atek.

Cakue Ko Atek:

  • Jl. Belakang Kongsi No.31, RT.1/RW.3, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat.
  • Jam operasional : Selasa- Minggu dari pukul 10.00- 14.00 WIB. (Senin libur)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makanan tradisional kuliner betawi Resep masakan
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top