Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Setelah Kimchi, China Klaim Makanan Khas Korea Samgyetang

China telah mengklaim bahwa Samgyetang, atau sup ayam ginseng tradisional Korea, adalah milik mereka dan membuat kesal banyak warga Korea yang merasa lelah dengan provokasi budaya negara tetangga tersebut.
Luke Andaresta
Luke Andaresta - Bisnis.com 31 Maret 2021  |  21:40 WIB
Samgyetang alias Ginseng Chicken Soup.  - koreanbapsang.com
Samgyetang alias Ginseng Chicken Soup. - koreanbapsang.com

Bisnis.com, JAKARTA- China telah mengklaim bahwa Samgyetang, atau sup ayam ginseng tradisional Korea, adalah milik mereka dan membuat kesal banyak warga Korea yang merasa lelah dengan provokasi budaya negara tetangga tersebut.

Melansir The Korea Times, mesin pencari Baidu di China menggambarkan Samgyetang sebagai hidangan sup ayam yang berasal dari provinsi Guangdong, China, yang kemudian diperkenalkan ke Korea dan kemudian menjadi salah satu hidangan paling ikonik yang dicintai oleh anggota keluarga kerajaan Korea.

Pihak Administrasi Pembangunan Pedesaan Korea menampik klaim tersebut dan menjelaskan bahwa orang Korea telah membuat sup dengan ayam setidaknya sejak era Joseon.

Samgyetang populer di kalangan orang kaya Korea selama masa kolonial Jepang dan mereka menikmati sup ayam dengan bubuk ginseng. Makanan ini menjadi lebih populer di kalangan orang biasa setelah tahun 1960-an.

Prof Seo Kyung-duk dari Universitas Wanita Sungshin yang mengklaim diri sebagai ‘humas’ untuk Korea lantas mengirim email keluhan kepada Baidu dan mendesak portal tersebut untuk merevisi informasi yang salah tentang Samgyetang.

“Baidu telah menimbulkan kontroversi dengan memutarbalikkan sejarah Samgyetang, seperti yang terjadi dengan Kimchi baru-baru ini dan mendesak situs web untuk merevisi agar memberikan informasi yang tepat kepada netizen,” kata Seo dikutip Bisnis, Rabu (31/3).

Tahun lalu, Baidu juga mengklaim bahwa kimchi dibuat di China. Namun, situs web tersebut menghapus klaim tersebut setelah Seo mengajukan keluhan, tetapi kemudian menambahkannya lagi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis kuliner makanan korea
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top