Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ratna Somantri dan Ragam Cerita dari Secangkir Teh

Dalam secangkir teh, ada aroma dan rasa yang kompleks, ada segudang khasiat yang buat tubuh sehat, ada cerita panjang dari para petani hingga siap dikonsumsi.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 29 Maret 2021  |  14:10 WIB
Ratna Soemantri. Pakar dan penikmat teh.  - RatnaSoemantri
Ratna Soemantri. Pakar dan penikmat teh. - RatnaSoemantri

Bisnis.com, JAKARTA - Dalam secangkir teh, ada aroma dan rasa yang kompleks, ada segudang khasiat yang buat tubuh sehat, ada cerita panjang dari para petani hingga siap dikonsumsi.

Begitulah ungkapan Ratna Somantri tentang arti teh. Perempuan yang selama belasan tahun menggeluti dunia pertehan. Dia telah menjelajahi banyak negara untuk belajar tentang hal ini dan mengoleksi banyak teh dari berbagai penjuru dunia. Dia dikenal sebagai pakar teh, dan tentu saja penikmat teh.

Ratna mengaku tak pernah terpikir bahwa dirinya akan menjalani profesi seperti yang dilakukannya sekarang. Perempuan asal Cirebon, Jawa Barat, itu memang sejak awal punya passion terhadap dunia kuliner. Dia pernah belajar tentang pastry di Le Cordon Blue, Australia.

Di Negeri Kangguru itu juga dia menyadari bahwa teh punya banyak variasi yang memikat perhatiannya. Sepulangnya ke Indonesia, dia diajak seorang teman untuk membuka kedai teh. Dari sinilah dia mulai mempelajari seluk beluk soal teh.

Bila ditarik mundur, sebenarnya perjumpaan Ratna dengan dunia teh telah terjadi sejak kecil. Dia menuturkan baik ibu maupun ayahnya punya kebiasaan minum teh. Akan tetapi, keinginannya belajar secara serius tentang teh dilakukan ketika memulai bisnis.

Bahkan, setelah tidak melanjutkan usahanya itu - karena merasa tidak cocok dengan urusan manajemen bisnis - dia tetap belajar tentang tanaman teh. Kini, dia berfokus pada sisi edukasi untuk terus mempromosikan dan memperkenalkan teh kepada khalayak luas.

"Tentang teh ini makin dipelajari makin menarik. Ada banyak sekali aspek yang bisa dipelajari dan kita belajar darinya," kata Ratna.

Dia mencontohkan bahwa tampilan teh sangat sederhana, hanya terlihat seperti secarik daun kering. Tapi ketika diseduh, daun itu bisa menghasilkan aroma dan rasa yang berlapis serta menyimpan banyak khasiat bagi tubuh.

Manusia juga seharusnya punya karakteristik seperti teh. Tampil dengan sederhana, tetapi membawa banyak manfaat nyata bagi orang di sekitarnya. Sama seperti teh yang menenangkan pikiran, manusia pun harusnya demikian.

Kisah dan pembelajaran terkait teh tak terbatas dari tanamannya saja. Ratna bercerita bahwa tempat favorit dan paling berkesan untuknya belajar adalah perkebunan teh. Tak peduli negara mana, kebun teh selalu punya cerita menarik.

Di tempat tersebut masyarakat akan bisa belajar banyak hal. Tak cuma soal cara memetik atau penyajian yang baik, tapi soal kerendahan hati dan etos kerja para petani.

Bercengkerama langsung dengan orang-orang yang sepanjang hidupnya bersentuhan dengan teh, membuat Ratna selalu semangat untuk terus mempromosikan dan mempopulerkan teh.

Misi tersebut coba diwujudkannya dengan berbagai upaya. Menjadi pembicara dan konsultan, mengajar di kelas atau lokakarya, hingga menghasilkan karya berupa buku-buku tentang teh.

Bahkan di kala pandemi, Ratna tetap mengisi dan menyelenggarakan berbagai kegiatan secara virtual. Dia juga telah menyiapkan sejumlah inovasi seperti membuat sekolah daring dengan sistem self learning.

Nantinya, dia akan menyediakan sebuah platform yang memuat kumpulan buku digital dan konten audio visual tentang teh. Selain muatan materi, akan ada juga sesi interaksi untuk peserta bertanya dan wawancara penentuan kelulusan.

Apa yang dilakukannya dari segi pendidikan atau edukasi, merupakan bagian dari mimpi besarnya untuk menjadikan teh Indonesia lebih populer dan punya derajat baik dalam hal ekonomi, sosial, maupun budaya.

"Saya berharap teh punya tempat lebih di tengah masyarakat, saya berharap akan semakin banyak orang yang giat mempromosikan dan berbisnis teh ke depannya. Dengan begitu, ekosistem teh di Indonesia ini terus berkembang," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

teh teh hijau
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top