Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

India Perpanjang Penangguhan Penerbangan Berjadwal

Pemerintah India memperpanjang penangguhan penerbangan internasional berjadwal hingga 30 April 2021. Akan tetapi, para pelancong dapat tetap mengunjungi India di bawah kesepakatan travel bubble.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 24 Maret 2021  |  21:25 WIB
Penerbangan berjadwal internasional dapat diizinkan pada rute tertentu.  - airindia.in
Penerbangan berjadwal internasional dapat diizinkan pada rute tertentu. - airindia.in

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah India memperpanjang penangguhan penerbangan internasional berjadwal hingga 30 April 2021. Akan tetapi, para pelancong dapat tetap mengunjungi India di bawah kesepakatan travel bubble.

Dilansir dari Times of India, Rabu (24/3/2021), jadwal penerbangan di bawah kesepakatan travel bubble dan Vande Bharat Mission akan terus beroperasi seperti biasa.

Hingga saat ini, negara itu telah berhasil melakukan perjanjian travel bubble dengan 27 negara seperti Amerika Serikat, Inggris Raya, Prancis, Bhutan, Uni Emirat Arab, dan Kenya.

Jadi, orang-orang masih dapat terbang ke dan dari India di bawah perjanjian travel bubble. Namun, mereka yang dapat melakukan perjalanan harus sesuai dengan peraturan pemerintah.

Kebijakan penangguhan hingga 30 April 2021 itu tidak berlaku untuk semua operasi kargo internasional dan penerbangan yang secara khusus disetujui oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara.

Kemudian penerbangan berjadwal internasional dapat diizinkan pada rute tertentu oleh otoritas yang berkompeten berdasarkan kasus per kasus.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jadwal penerbangan rute penerbangan
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top