Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menteri Sandiaga Uno Siap Terapkan Wisata Berkelanjutan

Karena itu, dia saat ini tengah menggencarkan penerapan pariwisata berkelanjutan di Indonesia. Alasanya, karena sudah saatnya pengembangan pariwisata didasarkan pada kelestarian lingkungan.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 14 Maret 2021  |  15:42 WIB
Labuan Bajo - Istimewa
Labuan Bajo - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan pandemi Covid-19 telah menjadi momentum perubahan pariwisata dari yang semula mengejar target kuantitas, kini menjadi kualitas.

Karena itu, dia saat ini tengah menggencarkan penerapan pariwisata berkelanjutan di Indonesia. Alasanya, karena sudah saatnya pengembangan pariwisata didasarkan pada kelestarian lingkungan.

Konsep pariwisata berkelanjutan sendiri sebenarnya sudah didukung oleh sejumlah kebijakan. Salah satunya adalah Permenparekraf No. 5 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Plastik di Destinasi Wisata Bahari. Aturan ini merujuk pada Perpres No. 83 Tahun 2018 tentang Penanganan Sampah Laut.

"Seluruh aspek pemulihan pariwisata dari pandemi harus mengupayakan penerapan sustainable tourism sebagai sustainable recovery dan percepat kesiapan destinasi super prioritas," kata Sandiaga dalam keterangan resminya.

Untuk itu, saat ini Kemenparekraf sedang melakukan persiapan pemulihan 360 derajat. Pariwisata tidak hanya dibangun dari sisi infrastruktur, tetapi juga mengedepankan pengalaman yang bakal didapatkan wisatawan.

"Target wisata itu harus peduli lingkungan, harus memiliki atraksi yang kekinian, aksesibilitas, dan aktivitas yang multisegmented yang diarahkan pada customize personalize, localize and smaller in size," ujar Sandiaga lagi.

Saat ini, berbagai tempat wisata di Indonesia wajib menerapkan CHSE. Jumlah pengunjungnya dibatasi dan aspek kebersihan menjadi diutamakan. Ke depannya, Sandiaga berharap agar industri pariwisata juga dapat mempertimbangkan dampak lingkungan agar kegiatan berwisata semakin berkualitas.

"Perhitungkan perubahan iklim, perhitungkan keanekaragaman hayati dan lebih inklusif. Konsepnya ESG (Environmental, Social and Governance). Kita tidak bisa balik ke bisnis seperti biasanya," tambahnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata sandiaga uno
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top