Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wawancara Pangeran Harry dan Meghan dengan Oprah Tidak Pengaruhi Turis Asing ke Inggris

Saat ini British Torus menjalankan antara 6.000-7.000 tur pribadi di Inggris dalam satu tahun, dan sekitar 65 persen klien mereka adalah orang Amerika Serikat.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 10 Maret 2021  |  18:34 WIB
Perumahan di London, Inggris./Bloomberg - Chris J. Ratcliffe
Perumahan di London, Inggris./Bloomberg - Chris J. Ratcliffe

Bisnis.com, JAKARTA—Seorang operator tur menilai hasil wawancara Meghan Markle dan Pangeran Harry dengan Oprah Winfrey tidak akan merusak bisnis pariwisata.

Dilansir dari Insider, Nikki Emms, Direktur Operasional British Tours, mengungkapkan wawancara tersebut tidak akan berdampak permanen terhadap kegiatan pariwisata wisatawan ke Inggris. Orang Amerika Serikat dan pengunjung luar negeri lainnya, menurutnya, selalu terpesona oleh monarki Inggris.

“Meskipun ada kemungkinan wawancara akan menghalangi beberapa orang untuk mengunjungi Inggris, monarki telah selamat dari begitu banyak krisis dari perang saudara hingga pengunduran diri, tampaknya mereka akan bangkit kembali dari publisitas negatif,” katanya, Rabu (10/3/2021).

Saat ini British Torus menjalankan antara 6.000-7.000 tur pribadi di Inggris dalam satu tahun, dan sekitar 65 persen klien mereka adalah orang Amerika Serikat.

Kemegahan dan keadaan keluarga kerajaan sering disebut-sebut sebagai salah satu pendorong terbesar pariwisata ke Inggris.

Pada 2017, Brand Finance melaporkan bahwa kunjungan ke tempat-tempat wisata kerajaan seperti Istana Buckingham dan Istana Windsor menyumbang sekitar US$694 juta setiap tahun untuk sektor pariwisata, dan menjadikannya pemberi kontribusi terbesar terhadap ekonomi Inggris.

Direktur Komunikasi VisitBritain Julia Gordin mengatakan hampir sepertiga dari semua perjalanan masuk ke Inggris adalah kunjungan ke kastil atau rumah bersejarah. Kemudian 50 persen perjalanan tur Inggris ke situs kerajaan seperti Kastil Windsor, Istana Hampton Court, dan Menara London.

“Pada masa lalu wawancara utama kerajaan adalah mereka dengan Diana dan Charles. Segala sesuatu tentang Diana menyebabkan lebih banyak intrik, dan jika ada, menyebabkan lebih banyak orang Amerika ingin melakukan perjalanan ke Inggris dan melihat lokasi tempat kehidupan bangsawan dimainkan,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

inggris turis
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top