Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

3 Poin Penting Agar Hotel Mampu Bertahan di Masa Pendemi Covid-19

Pandemi Covid-19 menjadi hantaman keras bagi industri perhotelan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Beberapa perusahaan dinyatakan gulung tikar kerena tidak mampu bertahan. Namun tidak sedikit pula yang masih mencoba untuk tetap hidup.
Janlika Putri Indah Sari
Janlika Putri Indah Sari - Bisnis.com 10 Maret 2021  |  16:14 WIB
3 Poin Penting Agar Hotel Mampu Bertahan di Masa Pendemi Covid-19
Pengunjung hotel memantau kalender event sepanjang 2021 yang dirilis Dinas Pariwisata Kota Palembang. Bisnis - Dinda Wulandari
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pandemi Covid-19 menjadi hantaman keras bagi industri perhotelan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Beberapa perusahaan dinyatakan gulung tikar kerena tidak mampu bertahan. Namun tidak sedikit pula yang masih mencoba untuk tetap hidup.

Baru-baru ini, Pegipegi melakukan survei aspirasi industri perhotelan Indonesia 2021. Metodologi pengumpulan data dilakukan melalui survei email dengan lebih dari 250 partner hotel Pegipegi di seluruh Indonesia pada 10 - 24 Februari 2021.

Dari survei tersebut melahirkan tiga poin yang harus dilakukan industri Perhotelan untuk tetap bertahan sekaligus optimisme di tahun 2021.

Berikut adalah poin tersebut :

1. Inovasi

Inovasi dilakukan sebagai penyesuaian kebutuhan masyarakat yang berubah di tengah pandemi. Berdasarkan hasil survei yang lakukan, cara industri perhotelan berinovasi di antaranya adalah dengan meningkatkan promosi digital, memberikan promosi long stay, hingga menyediakan teknologi contactless.

Selain itu, hotel-hotel juga memberikan promosi work from hotel yang kini tengah menjadi tren. Beberapa hotel juga memberikan program food delivery dari produk restoran pada properti mereka.

2. Adaptasi

Sebagai langkah untuk beradaptasi, Menparekraf juga mendorong para pelaku industri pariwisata untuk memenuhi syarat protokol Cleanliness, Healthy, Safety and Environmental Sustainability (CHSE). Saat ini, 70 persen partner hotel sebagai responden telah memiliki sertifikasi CHSE dari Kemenparekraf RI.

Sebagai langkah lain untuk beradaptasi, hotel juga melakukan berbagai upaya lain seperti disinfektan lingkungan hotel secara teratur, meminimalisir biaya operasional hotel, hingga melakukan tes Covid-19 kepada setiap karyawan secara rutin.

3. Kolaborasi

Guna mempercepat pemulihan pariwisata, kolaborasi juga dilakukan dengan berbagai beberapa langkah yang telah dilakukan oleh para pelaku industri perhotelan diantaranya adalah bekerja sama dengan online travel agent atau OTA, bekerja sama dengan pemerintah setempat, dan bekerja sama dengan instansi swasta dan komersial di luar industri hotel.

Selain itu, mereka juga telah bekerja sama dengan instansi atau organisasi perhotelan di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hotel tarif hotel
Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top