Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lebih dari 82.000 Orang Naik Kapal Pesiar 'Cruises to Nowhere' di Singapura

Dari puluhan ribu penumpang itu, diketahui tidak ada kasus Covid-19, sejak program percontohan dimulai tahun lalu.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 05 Maret 2021  |  09:48 WIB
Kapal pesiar - Bloomberg
Kapal pesiar - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - LEBIH dari 82.000 orang telah berlayar dengan kapal pesiar dalam program 'cruises to nowhere' di Singapura.

Dari puluhan ribu penumpang itu, diketahui tidak ada kasus Covid-19, sejak program percontohan dimulai tahun lalu.

Singapura memulai pilot "cruises to nowhere" pada bulan November, dengan dua operator - Genting Cruise Lines dan Royal Caribbean International yang diberikan izin untuk menawarkan perjalanan pulang-pergi tanpa pelabuhan panggilan.

Menanggapi pertanyaan, direktur pelaksana Royal Caribbean International untuk Asia-Pasifik Angie Stephen mengatakan Quantum of the Seas telah menyelesaikan 25 pelayaran dengan lebih dari 35.000 tamu dan tidak ada kasus positif Covid-19.

Stephen menambahkan bahwa permintaan untuk kapal pesiar ini kuat dari pelanggan pemula dan pelanggan tetap. Stephen menambahkan bahwa permintaan untuk kapal pesiar ini kuat dari pelanggan pemula dan pelanggan tetap.

Lebih dari 47.000 tamu telah naik kapal pesiar di kapal Genting World Dream, kata kepala penjualan internasional untuk Genting Cruise Lines Michael Goh

World Dream telah menyelesaikan lebih dari 45 pelayaran sejak program tersebut dimulai pada 6 November.

Kedua jalur pelayaran telah memperpanjang musim berlayar mereka hingga Juni.

“Kami bekerja sama dengan otoritas Singapura, termasuk Singapore Tourism Board (STB), untuk memastikan bahwa batas kapasitas sejalan dengan persyaratan lokal. berdasarkan situasi yang berkembang," ujarnya dilansir dari My Star.

Royal Caribbean juga mengatakan kapasitas kapal pesiar tetap di 50% dan akan terus bekerja sama dengan pemerintah Singapura untuk memantau dan menyesuaikan protokol yang berlaku di Quantum of the Seas.

Bulan lalu, presiden dan kepala eksekutif Royal Caribbean International Michael Bayley mengatakan kapasitas penumpang kapal dapat ditingkatkan menjadi 65% dalam beberapa minggu mendatang.

Pada hari Selasa, Annie Chang, direktur pelayaran STB, mengatakan batas kapasitas penumpang kapal pesiar tetap di 50%.

Semua kapal yang berlayar keluar Singapura harus mengikuti standar CruiseSafe yang dikembangkan oleh STB seperti mengurangi kapasitas kapal untuk memungkinkan jarak aman yang memadai dan memiliki rencana tanggap darurat untuk insiden yang terkait dengan Covid-19.

Serene Tan, 36, telah berlayar dengan keluarganya di Quantum of the Seas dan World Dream sejak program percontohan dimulai.

“Kapal pesiar seaman, jika tidak lebih aman daripada, pergi ke mal atau bioskop. Setidaknya semua orang diuji sebelum boarding, ”katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

singapura kapal pesiar
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top