Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sambut Musim Panas, Spanyol dan Inggris Bicarakan Koridor Hijau

Spanyol dan Inggris sedang berdiskusi tentang koridor hijau atau green coridor untuk memfasilitasi perjalanan pada musim panas.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 04 Maret 2021  |  19:31 WIB
Masalah Barcelona bukanlah karena kurangnya taman saat ini. Parc de Collserola yang membentang dari pinggiran barat mencakup area 80 kilometer persegi. Masalahnya, ruang hijaunya sangat tidak merata.  - Bloomberg
Masalah Barcelona bukanlah karena kurangnya taman saat ini. Parc de Collserola yang membentang dari pinggiran barat mencakup area 80 kilometer persegi. Masalahnya, ruang hijaunya sangat tidak merata. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Spanyol dan Inggris sedang berdiskusi tentang koridor hijau atau green coridor untuk memfasilitasi perjalanan pada musim panas.

Dilansir dari Express UK, Menteri Pariwisata Spanyol Fernando Valdés mengungkapkan pelancong Inggris adalah pasar utama Spanyol. Namun yang jelas, karena Spanyol adalah anggota Uni Eropa, solusinya harus terlebih dahulu menjadi bagian dari diskusi di UE.

“Dan jelas jika itu tidak dapat dicapai, kami akan memikirkan koridor lain seperti koridor hijau dengan negara ketiga yang dapat membantu kami memulai kembali arus pariwisata," katanya pada Kamis (4/3/2021).

Pemerintah Inggris belum memberikan informasi atau konfirmasi apa pun tentang apa yang bisa ditimbulkan oleh koridor hijau ini.

Namun, koridor tersebut mungkin serupa dengan koridor perjalanan yang ditetapkan pada musim panas 2020 yang memungkinkan wisatawan untuk mengunjungi tujuan tertentu.

Untuk diketahui, UE berencana untuk menerapkan green passes. Kartu digital green passes akan membuktikan bahwa pelancong telah mendapatkan vaksinasi.

Kartu itu mungkin juga berisi informasi mengenai riwayat tes Covid-19 pelancong dan berpotensi menyatakan apakah mereka telah didiagnosis dengan virus sebelumnya.

Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen mengkonfirmasi rencana tersebut. Dia mengatakan pihaknya akan mengajukan proposal legislatif pada Maret 2021 tentang seperti apa paspor digital.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Taman Kota Musim Salju
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top