Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jajanan Campuran Indonesia - China Kembang Tahoo dalam Bentuk Instan

Kembang tahoo banyak diminati namun mulai langka didapatkan. Kelangkaan jajanan kuliner ini membuat Sinarfood Healthindo sebagai manufacture food and beverage innovation solution yang berkomitmen untuk melestarikan kuliner tradisional meluncurkan Silken Tahoo sebagai Pioner kembang tahoo instan.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 18 Februari 2021  |  02:47 WIB
Kembang tahoo
Kembang tahoo

Bisnis.com, JAKARTA - Kembang tahoo (Ta Hwa) yang dikenal sebagai wedang tahok adalah hidangan penutup berbahan asli kedelai dengan kuah jahe disajikan hangat merupakan kuliner tradisional dari akulturasi budaya Tionghoa dan Indonesia.

Kembang tahoo banyak diminati namun mulai langka didapatkan. Kelangkaan jajanan kuliner ini membuat Sinarfood Healthindo sebagai manufacture food and beverage innovation solution yang berkomitmen untuk melestarikan kuliner tradisional meluncurkan Silken Tahoo sebagai Pioner kembang tahoo instan.

Kembang Tahoo instan Silken tahoo terdiri dari bubuk kedelai dan kuah jahe disambut sebagai solusi bagi horeka untuk menyediakan menu yang menjadi incaran masyarakat dengan mudah praktis dan tidak beresiko.

Fasichah Tia Nur sebagai Manager Marketing CV Sinarfood Healthindo mengatakan Silken Tahoo adalah bubuk ajaib untuk menikmati wedang tahoo.

"Silken Tahoo dibuat tanpa pewarna dari kedelai dan jahe pilihan melalui kelembutan niat untuk mewujudkan hangatnya keberagaman Indonesia. Silken Tahoo tersedia dengan 2 varian kuah yaitu kuah jahe dan sup krim, saat ini baru 1 varian yang diluncurkan yaitu kuah Jahe. Varian ini sangat cocok untuk dinikmati bersama keluarga sebagai penghangat suasana maupun dipasarkan kembali karena tidak hanya dikenal dari kalangan Tionghoa tetapi juga menyatu bagi masyarakat Indonesia," ujarnya dalam keterangan tertulisnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china kuliner
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top