Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ingin Beruntung dan Sukses, Kuil di Hong Kong yang Wajib Dikunjungi

Pena Mas yang berada di Kuil Man menjadi lambang kesuksesan dan bisa membawa berkat bagi pengunjung.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 12 Februari 2021  |  08:48 WIB
Kuil Man Mo, Hong Kong (HO/HKTB. - Antara)
Kuil Man Mo, Hong Kong (HO/HKTB. - Antara)

Bisnis.com, JAKARTA - Untuk mendapatkan keberuntungan, maka Kuil Man Mo di Hong Kong adalah salah satu tempat yang ramai dikunjungi orang-orang yang berdoa untuk mendapatkan nilai bagus serta lulus ujian.

Kuil ini merupakan persembahan untuk Dewa Sastra (Man) dan Dewa Perang (Mo). Dalam tur virtual bersama Dewan Pariwisata Hong Kong (HKTB), dijelaskan bahwa tempat ini punya Pena Emas yang dipercaya akan membawa berkah untuk mereka yang mengandalkan kemampuan menulis untuk bekerja.

Pena Emas yang dimaksud terletak di depan kuil Man Mo. Menurut kepercayaan setempat, orang yang menyentuh pena emas sambil berdoa akan diberi keberkahan.

Mereka yang punya mata pencaharian di bidang menulis diyakini akan semakin terampil. Sementara mereka yang masih berstatus pelajar diyakini akan semakin pintar.

Setelah doa yang dipanjatkan terkabul, jangan lupa untuk kembali lagi ke kuil Man Mo setahun kemudian untuk berterima kasih kepada para dewa yang memberi berkah.

Kuil ini memang populer bagi para siswa yang ingin mendapatkan nilai bagus atau lulus ujian. Dalam perjalanan sejarah, dikisahkan bahwa Dewa Man memiliki spesialisasi pada intelektualitas, terutama pada bagian ujian dan penulisan.

Bahkan, 400 tahun lalu, seluruh orang yang akan mengikuti ujian kekaisaran akan memanjatkan doa kepada Dewa Man untuk mendapatkan nilai yang bagus dan lulus dalam ujian tersebut.

Kepercayaan ini masih terbawa hingga kini. Di zaman modern, para orang tua akan membawa anak- anak mereka ke Kuil Man Mo untuk berdoa kepada Dewa Man, agar anak-anak mereka diberikan berkah untuk mendapatkan nilai yang baik pada pendidikan mereka.

Hal unik ini selalu terjadi di setiap Tahun Baru Imlek dan juga beberapa hari sebelum dimulainya tahun ajaran baru pada bulan September.

Orang yang datang biasanya membawa sajian dan persembahan untuk dewa-dewa. Biasanya mereka membawa buku pelajaran, alat tulis dan tas sekolah untuk mendapatkan berkah.

Tapi selain peralatan belajar, orang-orang juga mereka membawa sajian berupa daun bawang dan seledri.

Alasannya? Kedua sayuran ini dibawa sebagai persembahan kepada Dewa Man karena pelafalan kata Chong (daun bawang) sangat mirip dengan bahasa Kanton untuk kata “pintar”, dan Kun (Seledri) pelafalannya dalam bahasa Kanton kata “pekerja keras”.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

imlek hong kong

Sumber : Antara

Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top