Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wisatawan Business Travel Pass di Singapura Wajib Tes Covid-19 Tambahan

Saat ini, wisatawan tersebut harus menjalani tes reaksi rantai polimerase (PCR) COVID-19 setelah kembali ke Singapura daripada mengimbau isolasi mandiri di rumah
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 10 Februari 2021  |  15:53 WIB
Patung Merlion di Marina Bay, Singapura - Wikimedia Commons
Patung Merlion di Marina Bay, Singapura - Wikimedia Commons

Bisnis.com, JAKARTA -  Wisatawan dengan skema Business Travel Pass akan diminta untuk menjalani tes COVID-19 tambahan ketika mereka kembali ke Singapura, kata Kementerian Kesehatan Singapura (MOH).

Saat ini, wisatawan tersebut harus menjalani tes reaksi rantai polimerase (PCR) COVID-19 setelah kembali ke Singapura daripada mengimbau isolasi mandiri di rumah. Mereka juga diharuskan diisolasi di satu lokasi sampai mereka mendapatkan hasil negatif saat kedatangan mereka.

Sebagai tindakan pencegahan tambahan, pelancong dengan skema ini sekarang diharuskan menjalani tes PCR COVID-19 pada hari ketiga, ketujuh dan 14 mereka kembali. Tes serologi tambahan juga akan diperlukan pada hari ketiga, kata Depkes.

"Persyaratan pengujian yang ditingkatkan ini berfungsi untuk meminimalkan risiko potensi kasus inkubasi yang bocor ke masyarakat. Wisatawan juga harus menghindari acara dengan lebih dari delapan peserta dalam waktu 14 hari setelah kembali ke Singapura," tambah Kementerian Kesehatan.

Skema Business Travel Pass diperkenalkan pada Juni 2020 untuk memfasilitasi perjalanan bisnis yang penting bagi para eksekutif senior yang berbasis di Singapura dengan tanggung jawab regional atau internasional yang perlu melakukan perjalanan secara teratur untuk bekerja.

Wisatawan di bawah skema ini diharuskan untuk mematuhi rencana perjalanan yang dikontrol ketat saat bepergian. Ketika mereka kembali ke Singapura, mereka diharuskan untuk menggunakan TraceTogether, menghindari semua bentuk transportasi umum dalam waktu 14 hari setelah mereka kembali, mematuhi langkah-langkah manajemen yang aman di tempat kerja mereka dan mematuhi semua tindakan lain yang berlaku yang berlaku untuk penduduk setempat.

"Karena kepatuhan terhadap langkah-langkah perbatasan dalam skema ini sangat penting untuk menjaga kesehatan masyarakat dan membantu mengekang potensi penularan COVID-19 ke masyarakat, pemegang Business Travel Pass harus mematuhi langkah-langkah perbatasan dalam skema ini atau berisiko memiliki Business Travel Pass mereka. dicabut, "kata Depkes.

"Kami akan terus memantau dengan hati-hati situasi global dan hasil kesehatan masyarakat dari skema ini untuk mencapai keseimbangan yang terkalibrasi antara keselamatan masyarakat lokal dan melanjutkan perjalanan bisnis untuk mendukung pemulihan ekonomi kami secara keseluruhan."


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

singapura traveling
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top