Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Turis Asing yang Masuk ke Singapura Anjlok 85,7 Persen di 2020, Terendah dalam 4 Dekade

Berdasarkan data, jumlah totalnya turun 85,7 persen dari kedatangan di seluruh 2019, kata Dewan Pariwisata Singapura (STB), 
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 01 Februari 2021  |  15:39 WIB
Patung Merlion di Marina Bay, Singapura - Wikimedia Commons
Patung Merlion di Marina Bay, Singapura - Wikimedia Commons

Bisnis.com, JAKARTA - Kedatangan turis ke Singapura anjlok menjadi 2,7 juta tahun lalu, terendah dalam sekitar empat dekade.

Hal itu menyusul pembatasan perjalanan global yang belum pernah terjadi sebelumnya dan penutupan perbatasan di tengah pandemi Covid-19.

Berdasarkan data, jumlah totalnya turun 85,7 persen dari kedatangan di seluruh 2019, kata Dewan Pariwisata Singapura (STB), 

Penerimaan pariwisata juga turun 78,4 persen menjadi US$4,4 miliar dalam tiga kuartal pertama tahun lalu, dari periode yang sama pada 2019.

Ini sebagian besar disebabkan oleh pembatasan perjalanan global yang belum pernah terjadi sebelumnya dan penutupan perbatasan, kata STB.

Kepala eksekutif STB Keith Tan mengatakan STB tetap yakin pada posisi Singapura sebagai salah satu tujuan wisata dan bisnis teraman dan paling menarik di dunia, dan prospek jangka panjang sektor pariwisata Singapura.

Meski perjalanan massal internasional tidak mungkin dilanjutkan secara besar-besaran tahun ini, dia mengatakan STB akan terus bekerja dengan mitra industri untuk mempersiapkan pemulihan.

Permintaan domestik kini menjadi penting untuk mendukung bisnis pariwisata, dengan perjalanan internasional terhenti.

Skema SingapoRediscovers Vouchers (SRV) diluncurkan pada Desember tahun lalu untuk mendukung pariwisata lokal.

Sejak bulan lalu, lebih dari 300.000 warga Singapura telah menggunakan skema SRV untuk melakukan pemesanan dengan hotel, atraksi, dan tur Singapura, menghasilkan lebih dari $ 35,9 juta dalam penukaran SRV dan pembayaran langsung.

STB menambahkan bahwa bisnis pariwisata juga memainkan peran kunci dalam pertempuran Singapura melawan Covid-19, dengan hotel menawarkan properti mereka untuk berbagai tujuan akomodasi, termasuk fasilitas karantina pemerintah, fasilitas isolasi swab, dan fasilitas khusus pemberitahuan rumah tinggal (SDF).

Lebih dari 70 hotel berfungsi sebagai SDF di berbagai titik sejak Maret tahun lalu, dan pada Desember tahun lalu, SDF telah menampung lebih dari 80.000 orang dengan pemberitahuan tinggal di rumah.

Prospek perjalanan internasional juga diperkirakan akan tetap suram tahun ini.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Senin, STB mengatakan: "Bahkan dengan pengembangan beberapa vaksin, perjalanan rekreasi massal dan kepercayaan wisatawan akan membutuhkan waktu untuk kembali. Oleh karena itu, kami berharap kedatangan pariwisata dan penerimaan pariwisata tetap lemah pada tahun 2021.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

singapura turis
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top