Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

India Izinkan Bioskop Beroperasi Penuh

Sebagai informasi, negara itu mulai membuka kembali usaha bioskop pada Oktober 2020 dengan kapasitas maksimal keterisian sebanyak 50 persen. Kini, otoritas bakal memperbolehkan okupansi maksilan.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 01 Februari 2021  |  09:39 WIB
Gedung Bioskop
Gedung Bioskop

Bisnis.com, JAKARTA – India akan mengizinkan okupansi bioskop hingga 100 persen mulai bulan ini. Hal tersebut diumumkan oleh Kementerian Informasi dan Penyiaran negara itu pada akhir pekan ini.

Sebagai informasi, negara itu mulai membuka kembali usaha bioskop pada Oktober 2020 dengan kapasitas maksimal keterisian sebanyak 50 persen. Kini, otoritas bakal memperbolehkan okupansi maksilan.

“Penataan tempat duduk di dalam auditorium bioskop/teater/multipleks diperbolehkan hingga 100 persen kapasitas tempat duduk,” kata pernyataan dari kementerian, seperti dikutip Variety, Senin (1/2).

Kendati begitu, pemeran film masih tidak diizinkan di tempat-tempat yang ditetapkan sebagai zona penahanan Covid-19. Kementerian juga merilis daftar prosedur operasi standar untuk mencegah penyebaran virus yang harus dipatuhi oleh pengunjung dan pekerja.

Di dalam bioskop, jarak fisik setidaknya enam kaki atau dua meter diperlukan. Di luar auditorium, area umum, dan ruang tunggu penggunaan masker setiap saat diwajibkan. Selain itu, diimbau menggunakan aplikasi pelacakan pemerintah.

Pemeriksaan termal pengunjung dan staf akan dilakukan di titik masuk dan hanya individu tanpa gejala yang diperbolehkan masuk. Penanda antrian keluar masuk juga perlu disediakan dan arus mobilitas diatur sedemikian rupa.

Sanitasi di seluruh tempat, fasilitas umum, dan semua titik yang memungkinkan adanya sentuhan banyak orang seperti gagang pintu harus dipastikan. Selain itu, bioskop harus dibersihkan setelah setiap pemutaran film.

Temperatur di bioskop harus dijaga antara 24-30 derajat Celcius dan kelembapan relatif harus berkisar antara 40-70 persen. Sirkulasi udara dihindari semaksimal mungkin dengan ketentuan untuk ventilasi silang dan pemasukan udara segar.

Pihak pengelola bioskop menyambut baik langkah ini. Gautam Dutta, CEO PVR mengatakan ini adalah kabar gembira yang akan memberikan dorongan yang sangat dibutuhkan untuk industri bioskop dalam negeri.

“Kami berterima kasih kepada Kementerian Informasi dan Penyiaran serta Kementerian Dalam Negeri atas keputusan mereka mengizinkan 100 persen kapasitas tempat duduk di bioskop,” katanya kepada Variety.

Dia melanjutkan India telah berhasil mengendalikan penyebaran Covid-19 dengan menggelar vaksinasi dalam skala besar. Langkah tersebut akan memberikan kepercayaan kepada produser untuk merilis film dan kepada masyarakat untuk menikmati konten film.

Alok Tandon, CEO dari jaringan Inox mengatakan untuk kebangkitan industri pameran bioskop, relaksasi norma tempat duduk merupakan prasyarat yang sangat vital. Untuk itu, mereka sangat mengapresiasi tindakan yang dilakukan oleh kementerian terkait.

“Ini akan meredakan kekhawatiran di benak produser dan studio konten, yang sekarang mungkin mengumumkan tanggal rilis film mereka. Kami sekarang berharap kepada pemerintah negara bagian untuk memberi kami persetujuan untuk menerapkan pedoman yang direvisi,” ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

india bioskop
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top