Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wangi Bisnis Nasi Bakar Sadep

Ide bisnis yang dia rintis sejak 2019 ini berangkat dari ketertarikan dokter selebriti berusia 27 tahun itu pada menu makanan sehat seperti beras merah, makanan yang tidak mengandung minyak dan tidak digoreng serta protein tinggi.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 29 Januari 2021  |  18:52 WIB
Nasi Bakar Sadep.
Nasi Bakar Sadep.

Bisnis.com, JAKARTA -- Di samping sibuk meniti karir sebagai dokter kecantikan, Nadia Alaydrus ternyata sedang mengembangkan bisnis kulinernya yang diberi nama Nasi Bakar Sadep.

Ide bisnis yang dia rintis sejak 2019 ini berangkat dari ketertarikan dokter selebriti berusia 27 tahun itu pada menu makanan sehat seperti beras merah, makanan yang tidak mengandung minyak dan tidak digoreng serta protein tinggi.

Nadia dan suaminya menyatukan ide menu makanan sehat dengan cita rasa khas masakan Indonesia yang kaya bumbu dan tentu saja pedas, yang menjadi brand untuk produknya.

Bisnis pertama yang dia rintis ini menawarkan tujuh variasi topping nasi bakar antara lain cakalang asap dan ayam jamur yang menjadi menu andalan, serta cumi pete, teri pete, dan menu baru antara lain tuna, ayam rica, dan cumi saus padang.

Konsisten dengan konsep menu sehat, daging ayam yang digunakan merupakan potongan dada yang lebih kaya protein dan rendah lemak.

Nadia juga menawarkan pilihan nasi putih dan nasi merah kepada konsumennya yang sedang diet atau menjalani gaya hidup sehat.

Selain menawarkan pilihan menu sehat, hal lain yang membuat Nasi Bakar Sadep istimewa adalah resepnya yang merupakan racikan khusus dari ibu mertua Nadia.

Online presence Nadia sebagai public figure di Instagram yang cukup kuat, dengan jumlah followers sekitar 132.000, menjadi modal pemasaran yang strategis bagi brand Nasi Bakar Sadep.

Selain menu sehat dengan bumbu khas yang menonjolkan rasa pedas, Nasi Bakar Sadep berupaya agar tetap relevan dengan konten promosi menarik yang dikaitkan dengan budaya pop masa kini.

Dengan modal sekitar Rp10 juta dan perlengkapan dapur seadanya, sekarang bisnis keluarga Nadia sudah memiliki tiga cabang operasional yang terletak di Kemang, Pasar Santa dan Gandaria serta omzet yang terus mengalami peningkatan.

Selama sistem bekerja dari rumah atau WFH diberlakukan, Nadia melihat adanya peningkatan penjualan di cabang yang dekat dengan lokasi perumahan.

Strategi ini kemungkinan besar akan dia implementasikan pada rencana ekspansi di tahun 2021 ketika pandemi kemungkinan besar masih akan menjadi faktor penentu keputusan sebagian besar bisnis.

Ke depan, Nadia dan Ismeth memiliki target untuk ekspansi dengan menambah dapur operasional yang masih terpusat di Ibu Kota.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kuliner tips bisnis
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top