Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Filipina Perpanjang Larangan Turis Masuk ke Negaranya

Menurut sebuah laporan di The National, dikutip pada Senin, larangan tersebut berlaku untuk negara-negara di mana "varian yang lebih menular" dari COVID-19 telah terdeteksi. Bahkan, pembatasan juga berlaku bagi warga Filipina yang ingin kembali ke negaranya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 18 Januari 2021  |  08:00 WIB
SM Mall of Asia, pusat perbelanjaan terbesar di Bay City, Manila - Bloomberg
SM Mall of Asia, pusat perbelanjaan terbesar di Bay City, Manila - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Filipina memperpanjang larangannya terhadap turis yang berasal lebih dari 30 negara dan wilayah karena takut akan masuknya dan lonjakan kasus virus corona berikutnya.

Menurut sebuah laporan di The National, dikutip pada Senin, larangan tersebut berlaku untuk negara-negara di mana "varian yang lebih menular" dari COVID-19 telah terdeteksi. Bahkan, pembatasan juga berlaku bagi warga Filipina yang ingin kembali ke negaranya.

Juru bicara kepresidenan Harry Roque menyampaikan bahwa larangan penerbangan telah diperluas dari 19 negara dan wilayah diperpanjang hingga 31 Januari.

Negara-negara yang dilarang berkunjung ke Filipina di antaranya India, Amerika Serikat, Australia, Austria, Brasil, Kanada, Tiongkok, Denmark, Finlandia, Prancis, Jerman, Hong Kong , Islandia, Irlandia, Israel, Italia, Jamaika, Jepang, Yordania, Lebanon, Luksemburg, Belanda, Norwegia, Oman, Pakistan, Portugal, Singapura, Afrika Selatan, Korea Selatan, Spanyol, Swedia, Swiss dan Inggris.

Sebelumnya, orang Filipina diizinkan untuk kembali ke negara mereka, meskipun mereka berasal dari negara yang dilarang tersebut dengan syarat melakukan karantina selama 14 hari di fasilitas isolasi yang ditunjuk pemerintah. Pengecualian sekarang akan diberlakukan berdasarkan kasus per kasus oleh gugus tugas virus korona di negara tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

filipina turis

Sumber : Antara

Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top