Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pariwisata Danau Toba, Sandiga Uno Dinilai Perlu Staf Khusus

Kawasan Danau Toba meliputi delapan kabupaten yakni Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Toba, Samosir, Simalungun Karo, Dairi, dan Pakpak Barat.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 04 Januari 2021  |  16:43 WIB
Danau Toba dilihat dari Geosite Sipinsur Kabupaten Humbang Hasundutan. JIBI - Nancy Junita
Danau Toba dilihat dari Geosite Sipinsur Kabupaten Humbang Hasundutan. JIBI - Nancy Junita

Bisnis.com, JAKARTA: Pemerintah diminta memperkuat posisi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif guna mewujudkan visi Presiden Jokowi dengan mengangkat staf khusus yang fokus menangani pariwisata superprioritas.

Hal itu disampaikan pengamat dan praktisi pariwisata Sanggam Hutapea terkait visi Presiden membangun kawasan wisata terpadu Danau Toba.

Dengan adanya staf khusus, ujarnya, pembangunan kawasan wisata tersebut akan lebih terpadu sehingga tidak ada lagi pembangunan yang terpisah antarwilayah.

“Pembangunan Pariwisata Danau Toba dengan konsep pembangunan kawasan, bukan wilayah per wilayah sehingga membutuhkan koordinasi antarpemerintah daerah (Pemda),” ujarnya, Senin (4/1/2021).

Karena itulah Sanggam mengusulkan kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno segera menunjuk staf khusus untuk menangani kawasan Danau Toba.

Sanggam mengingatkan kehadiran staf khusus menjadi kebutuhan untuk pembangunan dan pengembangan pariwisata Danau Toba secara menyeluruh.

Disebutkan Sanggam bahwa Kawasan Danau Toba demikian luas, meliputi delapan kabupaten yakni Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Toba, Samosir, Simalungun Karo, Dairi, dan Pakpak Barat.

Menurut Sanggam membangun kawasan Danau Toba juga membutuhkan koordinasi dan komunikasi yang intensif, antarpemda di kawasan Danau Toba.

“Saya menilai komunikasi dan kordinasi antarpemda di kawasan Danau Toba selama ini sangaat minim," ujar Sanggam.

Dia menambahkan bahwa staf khusus yang menangani Danau Toba harus mampu melakukan komunikasi intensif dengan pemda khususnya pemda di delapan wilayah kawasan Danau Toba tersebut.

Dia menegsakan pengembangkan pariwisata Danau Toba membutuhkan kekompakan antara pemda di wilayah kawasan Danau Toba, sehingga masing-masing Pemda tidak mengedepankan ego wilayah atau territorial masing masing.

“Mengembangkan Danau Toba harus terpadu dan menyeluruh karenanya perlu dibangun satu visi dan misi kawasan Danau Toba,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

menparekraf danau toba sandiaga uno
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top