Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Minat Penerbangan Wisata Tinggi, Awas! Bandara dan Pesawat Tidak Bebas Risiko Covid-19

Dilansir dari Insider, Kepala Divisi Penyakit Menular University at Buffalo Thomas Russo mengungkapkan aman adalah istilah yang relatif.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 23 Desember 2020  |  16:05 WIB
Warga antre saat akan melakukan tes cepat (rapid test) COVID-19, di area Terminal Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Jumat (18/12/2020). Pengelola Bandara Ngurah Rai Bali mulai Jumat (18/12) menyediakan layanan Rapid Test Antigen setelah sebelumnya telah menyediakan layanan Rapid Test Antibodi yang dapat digunakan sebagai salah satu syarat untuk melakukan perjalanan. - ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
Warga antre saat akan melakukan tes cepat (rapid test) COVID-19, di area Terminal Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Jumat (18/12/2020). Pengelola Bandara Ngurah Rai Bali mulai Jumat (18/12) menyediakan layanan Rapid Test Antigen setelah sebelumnya telah menyediakan layanan Rapid Test Antibodi yang dapat digunakan sebagai salah satu syarat untuk melakukan perjalanan. - ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

Bisnis.com, JAKARTA - Ahli mengingatkan seiring tingginya minat penerbangan wisata, bahwa penerbangan dan pesawat tidak bebas risiko Covid-19 meskipun di kabin terdapat penyaring udara yang cepat dan efektif.

Dilansir dari Insider, Kepala Divisi Penyakit Menular University at Buffalo Thomas Russo mengungkapkan aman adalah istilah yang relatif.

"Khususnya untuk penerbangan yang lebih lama, bahkan dengan penggunaan masker yang baik, Anda berada di zona risiko yang lebih moderat dibandingkan dengan risiko rendah," katanya, Rabu (23/12/2020).

Dia mengungkapkan penumpang tetap berada di dekat orang lain selama berjam - jam meskipun pesawat dapat menyaring udara dengan cepaf dan efektif.

Tidaj hanya itu, bandara juga berisiko bagi individu karena kerumunan seringkali terbentuk pada saat seperti harus melalui kemanan dan naik ke dalam pesawat.

Untuk diketahui, sejumlah tiket yang dijual oleh maskapai untuk penerbangan wisata telah habis terpesan hanya dalam beberapa menit.

Penerbangan wisata Qantas Airlines di sekitar Australia terjual habis hanya dalam 10 menit pada September 2020 - salah satu penerbangan dengan penjualan tercepat dalam sejarah maskapai.

Kemudian, lebih dari 50.000 orang memesan kursi di penerbangan Jepang bertema All Nippon Airways Hawaii pada Agustus.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pesawat penerbangan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top