Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cuaca Buruk, Taman Nasional Gunung Rinjani Ditutup

Gunung Rinjani kembali ditutup karena cuaca ekstrim yang sedang terjadi berpotensi angin kencang, hujan lebat, serta banjir di Pulau Lombok.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 15 Desember 2020  |  15:49 WIB
Pendaki Gunung Rinjani yang sempat terjebak longsor akibat gempa bumi tiba di Pos Bawaknao, Sembalun, Lombok Timur, NTB, Senin (30/7/2018). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Pendaki Gunung Rinjani yang sempat terjebak longsor akibat gempa bumi tiba di Pos Bawaknao, Sembalun, Lombok Timur, NTB, Senin (30/7/2018). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA—Pemerintah menutup destinasi wisata alam Taman Nasional Gunung Rinjani, baik destinasi wisata pendakian maupun non pendakian. Penutupan dilakukan akibat cuaca ekstrim dan pemulihan ekosistem.

Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengungkapkan cuaca ekstrim yang sedang terjadi berpotensi angin kencang, hujan lebat, serta banjir di Pulau Lombok.

Balai mengungkapkan seluruh destinasi wisata pendakian Taman Nasional Gunung Rinjani meliputi jalur pendakian Senaru, Kabupaten Lombok Utara, Sembalun dan Timbanuh, Kabupaten Lombok Timur, dan Aik Berik, Kabupaten Lombok Tengah.

Seluruh destinasi wisata pendakian Taman Nasional Gunung Rinjani ditutup oleh balai mulai 1 Januari sampai dengan 31 Maret 2021.

“Bagi pengunjung yang akan melakukan kegiatan pendakian mulai 31 Desember 2020 diwajibkan untuk segera melakukan cek out maksimal 2 Januari 2021 di masing – masing pintu pendakian,” demikian tertulis dalam pengumuman balai yang dilihat Bisnis pada Selasa (15/12/2020).

Sementara penutupan destinasi non wisata Taman Nasional Gunung Rinjani, balai mengungkapkan meliputi Air Terjun Jeruk Manis, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, Air Terjun Mayung Polak, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur, dan Air Terjun Mangku Sakti via Sajang kecamatan Sembalun dan Sambik Elen.

Adapun penutupan destinasi wisata non pendakian Taman Nasional Gunung Rinjani dilakukan terhitung mulai 18 Desember 2020 sampai dengan 31 Maret 2021.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gunung mendaki gunung Gunung Semeru gunung rinjani
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top