Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Efek Pandemi, 110.000 Restoran di AS Bangkrut

Bahkan, diprediksi akan lebih banyak restoran tutup di New York City ketika musim dingin tiba.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 08 Desember 2020  |  11:52 WIB
Ilustrasi restoran
Ilustrasi restoran

Bisnsi.com, JAKARTA - Lebih dari 110.000 restoran telah tutup secara permanen atau jangka panjang di Amerika Serikat karena dampak pandemi Covid-19 yang menghancurkan.

Bahkan, diprediksi akan lebih banyak restoran tutup di New York City ketika musim dingin tiba.

Penghitungan nasional yang mewakili satu dari enam restoran AS adalah salah satu temuan survei yang dirilis Senin oleh National Restaurant Association. Angka itu naik dari sekitar 100.000 penutupan dalam survei September.

Kelompok perdagangan yang berbasis di Washington membagikan hasil terbaru dengan para pemimpin Kongres dalam upaya untuk mengamankan dukungan keuangan untuk sektor yang diguncang oleh kenaikan biaya dan penurunan penjualan tersebut.

"Industri restoran tidak bisa menunggu bantuan lebih lama lagi," Sean Kennedy, wakil presiden eksekutif urusan publik di asosiasi, mengatakan dalam sebuah surat kepada Kongres dilansir dari Bloomberg.

“Apa yang diperjelas oleh temuan ini adalah bahwa lebih dari 500.000 restoran dari setiap jenis bisnis baik waralaba, dan independen berada dalam penurunan ekonomi," tambahnya.

Ketika orang terus tinggaldi rumah dan larangan makan dalam ruangan baru muncul di seluruh negeri, pemilik restoran telah berjuang untuk mempertahankan penjualan, dengan banyak area yang paling terpukul di negara bagian seperti New York dan Illinois.

Hampir 90% restoran  dalam survei tersebut melaporkan penurunan, dengan pendapatan rata-rata turun 36%.

Pengeluaran juga meningkat di tengah pandemi, dengan 59% operator mengatakan total biaya tenaga kerja sebagai persentase penjualan lebih tinggi daripada sebelum pandemi.

Industri telah memohon bantuan, dengan banyak yang menggantungkan harapan mereka pada Undang-Undang Restoran, yang akan membentuk dana US$120 miliar untuk membantu restoran, serta dari Program Perlindungan Gaji.

Sementara itu, prospek sektor ini mengkhawatirkan. Tiga puluh tujuh persen operator mengatakan kecil kemungkinan restoran mereka akan tetap beroperasi enam bulan dari sekarang jika tidak ada paket bantuan pemerintah tambahan, menurut survei tersebut. Lebih dari satu dari tiga operator sedang mempertimbangkan untuk menutup sementara hingga kondisi membaik.

Dengan kasus Covid yang terus meningkat, Gubernur Andrew Cuomo mengatakan makan di dalam ruangan akan ditutup di New York City dan dikurangi di seluruh negara bagian jika tingkat rawat inap regional akibat covid-19 belum stabil setelah lima hari.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat restoran pandemi corona
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top