Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Liburan Akhir Tahun, Ini Tips Berwisata Aman Selama Pandemi Covid-19

Hingga saat ini keputusan terkait libur panjang akhir tahun masih belum keluar. Namun keinginan untuk berlibur tampaknya tidak dapat terbendung lagi.
Ika Fatma Ramadhansari
Ika Fatma Ramadhansari - Bisnis.com 27 November 2020  |  20:48 WIB
Ilustrasi - Julemag
Ilustrasi - Julemag

Bisnis.com, JAKARTA - Setelah libur panjang Oktober 2020 lalu diduga menjadi salah satu pemicu bertambahnya jumlah kasus Covid-19, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kemudian meminta libur panjang Desember 2020 untuk dikurangi.

Hingga saat ini keputusan terkait libur panjang akhir tahun masih belum keluar. Namun keinginan untuk berlibur tampaknya tidak dapat terbendung lagi.

Apalagi dalam beberapa bulan ini berbagai maskapai penerbangan, penginapan, maupun tempat wisata telah memberikan promo-promo menarik.

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Letnan Jenderal Doni Monardo pernah mengungkapkan tidak ada larangan untuk berlibur namun protokol kesehatan menjadi standar penting untuk diterapkan dikutip dari Portal Informasi Indonesia Jumat (27/11/2020).

"Liburan yang aman dan nyaman itu penting, tapi juga harus disadari bahwa liburan itu bisa menimbulkan masalah kesehatan apabila tidak mematuhi protokol kesehatan. Kami tidak melarang masyarakat untuk melakukan liburan, tapi tetap perhatikan protokol kesehatan dan hindari kerumunan," terang Doni.

Pemerintah pun sampai saat ini masih meminta kita untuk sebisa mungkin beraktivitas tetap di rumah apalagi yang berada dalam wilayah zona merah.

Namun jika Anda telah menyiapkan rencana berwisata, ada beberapa hal yang sebaiknya dipersiapkan sebelum berlibur agar liburan tetap aman dan protokol kesehatan terlaksana dengan baik dan benar.

Berikut tips berlibur aman dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dikutip dari Portal Informasi Indonesia:

1. Tentukan destinasi wisata yang aman.

Pilih destinasi wisata yang aman dan tidak masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19 yang bisa dicek di situs www.covid19.go.id.

Lebih baik mengunjungi wisata alam karena biasanya ruang gerak lebih luas sehingga kontak dekat dengan orang lain dapat lebih dihindari dan perhatikan apakah pengelola wisata alam telah menerapkan protokol kesehatan termasuk membatasi jumlah pengunjung 50 persen dari kapasitas normal.
 
2. Cari tahu aturan yang diterapkan di destinasi wisata.

Cari tahu aturan yang diterapkan oleh destinasi wisata yang dituju. Selain penggunaan masker, mungkin ada pembatasan jumlah pengunjung, jam operasional lokasi wisata, proses pembelian tiket, wahana yang dibuka dan lain sebagainya.

Jangan sampai Anda gagal berlibur karena tidak membaca informasi terkini mengenai tempat wisata yang dituju.
 
3. Siapkan dokumen wajib.

Berdasarkan Surat Edaran Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 7 Tahun 2020 dan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 41 Tahun 2020, terdapat beberapa dokumen yang wajib dibawa oleh setiap orang yang hendak melakukan perjalanan.

Jika akan melakukan perjalanan menggunakan kereta api atau pesawat terbang, Anda harus menyiapkan surat keterangan bebas Covid-19. Surat keterangan tersebut dapat diperoleh dengan melakukan rapid test atau tes PCR.
 
4. Jaga selalu kesehatan tubuh sebelum dan selama liburan.

Kesehatan merupakan syarat mutlak sebelum Anda pergi berlibur, baik di tempat yang jauh maupun yang dekat. Sebelum berlibur, usahakan Anda menjaga kondisi tubuh dengan beristirahat yang cukup, serta mengonsumsi makanan bergizi dan berolahraga agar stamina dan imunitas tubuh tetap terjaga.

Anda juga perlu menjaga kesehatan dan tetap luangkan waktu berolahraga selama berlibur agar tak sakit saat pulang liburan.
 
5. Pesanlah tiket secara daring.

Sebaiknya lakukan pembelian dan pemesanan tiket secara daring untuk menghindari antrean dan kontak langsung dengan banyak orang.

Apabila terpaksa harus membeli di loket penjualan langsung, maka pastikan bahwa pengelola tempat penjualan tiket perjalanan di terminal, stasiun kereta dan bandar udara serta pengelola obyek wisata telah menerapkan protokol kesehatan termasuk jaga jarak antrean maksimal 2 meter.
 
6. Bawa selalu hygiene kit.

Jangan pernah lupa untuk membawa perlengkapan kesehatan seperti masker cadangan, hand sanitizer, disinfektan, tisu basah, tisu kering dan sabun cair. Anda bisa menambahkan pelindung wajah atau face shield dalam daftar perlengkapan yang akan dibawa. Agar lebih aman, sebaiknya Anda juga membawa peralatan makan sendiri.
 
7. Cobalah melakukan staycation atau bepergian sendirian.

Bagi Anda yang masih ragu untuk bepergian jauh, maka bisa memilih untuk staycation atau menginap di hotel di kota sendiri. Pergi ke hotel terdekat dengan fasilitas menarik juga bisa menjadi pilihan Anda menghabiskan liburan panjang.

Ada banyak hotel yang kembali dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan. Selain staycation, Anda bisa melakukan bepergian sendirian (solo travelling) untuk menghindari keramaian. Wisata individual bisa meminimalisir kontak fisik dengan orang lain.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wisata pandemi corona
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top