Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wisata Gunung dan Air di Indonesia Masih Jadi Favorit

Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor ekonomi yang paling terpuruk akibat pandemi ini. Padahal selain wisata gunung, salah satu sub sektor dalam parowisata adalah wisata arung jeram yang sudah sangat dikenal di Indonesia.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 27 November 2020  |  17:47 WIB
Wisata arung jeram - Bisnis/Andhika
Wisata arung jeram - Bisnis/Andhika

Bisnis.com, JAKARTA – Wisata pegunungan di Indonesia masih menjadi favorit minat wisatawan dalam maupun luar negeri.

Sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia, tren wisata petualangan khususnya di alam terbuka yang tetap memperhatikan protokol kesehatan menjadi semakin populer. Pola wisata saat ini pun bergeser dari wisatawan dalam jumlah besar menjadi wisatawan aman dan sehat.

Cecilia Vita, Ketua Assosiasi Pendaki Gunung Indonesia (APGI) menuturkan dalam 10 tahun terakhir Wisata Petualangan khususnya gunung menjadi salah satu wisata minat khusus yang sangat diminati, tidak hanya oleh para petualang domestik, tetapi juga mancanegara. Beberapa diantaranya adalah wisata pendakian gunung dan wisata air dengan arung jeram.

Tingkat kunjungan di kawasan pendakian menjadi sangat tinggi karena keinginan pendaki yang ingin melihat indahnya Indonesia. Tidak hanya gunung-gunung di Pulau Jawa saja yang kerap dibanjiri pendaki, bahkan sampai Gunung di ujung Sabang yakni Gunung Leuser, ke Gunung di Papua yakni Gunung Carstenz.

“Para Tour Operator, atau pebinis wisata petualangan, berlomba meningkatkan kualitas perjalanannya, dan mensertifikasi para pemandunya," paparnya, Jumat (27/11/2020).

Amalia Yunita, Ketua PB Federasi Arung Jeram Indonesia mengemukakan, sektor pariwisata merupakan salah satu sektor ekonomi yang paling terpuruk akibat pandemi ini. Padahal selain wisata gunung, salah satu sub sektor dalam parowisata adalah wisata arung jeram yang sudah sangat dikenal di Indonesia.

“Wisata arung jeram mayoritas berada di lingkungan yang masuk dalam zona hijau Covid 19, sehingga diharapkan wisata ini dapat kembali tumbuh, dengan adanya protokol CHSE dengan label I do Care," tuturnya.

Oleh sebab itu, Poernomo Siswoprasetijo, President/CEO PATA Indonesia mengatakan bahwa pihaknya tidak berdiam diri selama ada pandemi Covid-19 dan terus berupaya ikut membangkitkan pariwisata Indonesia dengan menggelar event ini secara online.

"Saat ini diutamakan wisatawan domestik. Jadi, kami mendukung upaya Kemenparekraf yang tengah mengajak wisatawan Nusantara untuk jangan ragu traveling di dalam negeri selama era new normal," paparnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata arung jeram
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top