Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gaet Wisatawan, Luhut : Indonesia Butuh Ketenangan dan Kedamaian

Dalam Rapat Koordinasi Nasional Percepatan Pengembangan 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), Luhut meminta para pemimpin intelektual di dalam negeri tidak menjual ide – ide kekerasan dan membuat keributan demi ambisi dan kepentingan politik.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 27 November 2020  |  13:02 WIB
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. - ANTARA
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA—Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Panjaitan mengungkapkan Indonesia butuh ketenangan dan kedamaian agar para wisatawan datang berkunjung.

Dalam Rapat Koordinasi Nasional Percepatan Pengembangan 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), Luhut meminta para pemimpin intelektual di dalam negeri tidak menjual ide – ide kekerasan dan membuat keributan demi ambisi dan kepentingan politik.

“Ketenangan dan kedamaian itu dilakukan oleh kita para pemimpin intelektual. Jangan jual ide kekerasan sehingga membuat orang ketakutan,” kata Luhut, Jumat (27/11/2020).

Dia menilai seorang pemimpin harus memberikan kedamaian, ketenangan, dan memberikan kesan bahwa akan menjamin kemanan seseorang ketika datang ke Indonesia, dan jangan menampilkan kebencian.

Menurutnya, kejadian akhir – akhir ini di dalam negeri berpotensi membuat orang datang ketakutan untuk datang. Jika orang takut datang berkunjung ke Indonesia, maka rakyat kecil adalah pihak yang akan mengalami kerugian.

Dalam rangka memberikan rasa aman bagi siapa pun yang datang ke Indonesia, dia mengingatkan pemerintah beberapa waktu lalu mengadakan latihan keamanan di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata Luhut Pandjaitan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top