Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Victoria Dibuka, Warga Kembali Beraktivitas dan Melakukan Perjalanan

Masyarakat di Victoria kembali melakukan aktivitas di luar rumah, dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus corona (Covid-19).
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 23 November 2020  |  20:07 WIB
Seorang pengunjung di salah satu kafe di New South Wales, Australia. (Bloomberg)
Seorang pengunjung di salah satu kafe di New South Wales, Australia. (Bloomberg)

Bisnis.com, JAKARTA--Warga segera melakukan perjalanan setelah pemerintah membuka perbatasan New South Wales - Victoria setelah menutupnya selama lebih dari 4 bulan untuk menghentikan penyebaran virus corona (Covid-19). 

Mengutip dari ABC, pembukaan kembali perbatasan telah memberikan kehidupan baru ke dalam salah satu rute perjalanan udara tersibuk di dunia, dengan total 25 pesawat akan mendarat di Harbour City dari Melbourne hari ini.

Aturan yang berubah berarti, untuk pertama kalinya sejak 8 Juli, orang dapat melakukan perjalanan antara dua negara bagian terpadat di Australia tanpa masa karantina wajib selama 2 minggu.

Margaret Forster, warga Melbourne, berkendara ke Albury untuk melihat putrinya, yakni Victoria dan cucunya Eli untuk pertama kalinya sejak Juni dengan pembukaan kembali perbatasan.

"Ketika saya melintasi perbatasan, saya membunyikan klakson, 'Yahoo!'," katanya, Senin (23/11/2020).

Orang-orang di Victoria yang bekerja di bidang perawatan kesehatan harus mematuhi aturan ketat seputar interaksi dengan orang-orang dari Melbourne.

Mereka semua akan menghabiskan minggu depan bersama dan akan mengadakan pesta ulang tahun kedua yang terlambat untuk Eli.

Sementara Harry Duck dan pacarnya, Olivia Beyer juga mengambil kesempatan pertama mereka bisa berkendara dari Melbourne untuk mengunjungi orang tua Harry di Albury. Pasangan itu mengatakan karantina atau lockdown Melbourne "cukup sulit".

"Salah satu teman serumah saya terkena Covid jadi kami harus isolasi mandiri secara sepenuhnya selama 2 minggu dan tidak meninggalkan rumah sehingga itu cukup intens dan aneh," kata Duck.

Adapun Fiona Snape, warga Melbourne, tinggal di Wodonga tadi malam sehingga dia bisa berangkat pagi ini untuk menjemput putrinya yang berusia 18 tahun dari universitas di Canberra.

Snape memesan akomodasi segera setelah dia mendengar perbatasan dibuka.

"Saya belum melihatnya sejak awal Juli, jadi senang bertemu dengannya lagi dan saya akan menjemputnya dan membawanya kembali ke Melbourne untuk liburan," katanya.

"Kami semua menantikan reuni yang menyenangkan," tambahnya.

Duncan McLaren, Manajer EconoLodge Border Gateway Motel, mengungkapkan mendapatkan pesanan dalam beberapa jam setelah pengumuman bahwa perbatasan akan dibuka kembali.

"Kami telah menerima hampir 150 reservasi sejak pengumuman... untuk motel dengan 10 kamar di kota pedesaan kecil yang cukup fenomenal," katanya.

"Ini perasaan yang cukup baik setelah beberapa bulan terakhir mengalami pembatasan yang sangat melumpuhkan," tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

australia victoria Virus Corona Covid-19
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top