Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mengintip Keindahan Republik Palau, Negara Tetangga dekat Papua

Republik Palau adalah sebuah negara kepulauan di Samudra Pasifik, tepatnya 200 km sebelah utara Papua Barat, 255 km sebelah timur Maluku Utara, 500 km sebelah timur Sulawesi Utara dan 500 km sebelah timur Filipina.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 21 November 2020  |  09:21 WIB
Kepulauan Palau
Kepulauan Palau

Bisnis.com, JAKARTA - Negara ini, tidak banyak yang mengetahui, walaupun lokasinya dekat dengan Indonesia. Orang Indonesia umumnya lebih kenal Singapura atau Malaysia sebagai negara tetangga.

Republik Palau adalah sebuah negara kepulauan di Samudra Pasifik, tepatnya 200 km sebelah utara Papua Barat, 255 km sebelah timur Maluku Utara, 500 km sebelah timur Sulawesi Utara dan 500 km sebelah timur Filipina.

Negara ini merdeka pada tahun 1994 yang terdiri dari 8 benua utama dan sedikitnya 250 benua kecil.

Negara ini, dikenal dengan pulaunya yang indah sempat dijadikan lokasi syuying film Warner Bros yakni Bros Journey 2: The Mysterious Island dan drama Korea bertajuk Legend of the Blue Sea.

Salah satu tempat wisata ikonik di Palau adalah Danau Ubur-ubur atau Jellyfish Lake. Di danau ini terdapat ribuan ubur-ubur berwarna keemasan. Sangat aman untuk berenang bersama mereka karena spesies ubur-ubur ini telah berevolusi menghilangkan racun dan sengatan karena ketiadaan predator di sana. Sayangnya, awal tahun ini Jellyfish Lake ditutup untuk umum.

Berikut beberapa destinasi wisata yang bisa dikunjungi di Republik Palau:

Blue Corner

Daya tarik utama pariwisata Palau adalah keindahan bawah lautnya yang memesona. Dikutii dari website Beefreetour, salah satu agen travel yang melayani jasa tur ke negara itu, disebutkan ada banyak sekali spot-spot diving yang menawarkan pemandangan yang menyihir. Salah satu yang terbaik adalah Blue Corner.

Para penyelam akan dibuat takjub dengan keragaman biota laut yang ada, termasuk sekelompok barakuda dan ikan hiu karang abu-abu. Namun, arus yang kuat di Blue Corner lebih cocok untuk penyelam yang berpengalaman. Untuk tetap diam di dalam arus dan membantu menyelamatkan terumbu karang dan diri para penyelam, reef hook wajib digunakan di tempat ini. Untuk tiba di titik penyelaman, para penyelam bisa naik kapal dari Koror.

WWII Wrecks Diving dan WWII Memorial Museum

Palau merupakan salah satu medan pertempuran Perang Dunia II. Di lokasi ini dulunya Amerika melakukan penyerangan bertubi-tubi terhadap militer Jepang. Lebih dari 60 kapal perang Jepang karam di area sekitar perairan Palau. Adalah di Lopst Fleet of the Rock Islands, diving spot dimana para penyelam bisa mengamati bangkai-bangkai kapal dan pesawat yang jatuh dan tenggelam di laut Palau.

Salah satu dari bangkai pesawat dari era WWII yang terkenal di Palau adalah The Jake. Meski sudah berada di dalam air bertahun-tahun lamanya, kapal militer Jepang dengan model Aichi E13A-1 ini masih terbilang utuh.

Selain melakukan penyelaman untuk melihat-lihat bangkai kapal dan pesawat perang zaman WWII, wisatawan bisa singgah ke WWII Memorial Museum di Peleliu. Bangunan beton museum ini bahkan merupakan bekas klinik semasa Perang Dunia II. Koleksinya yang tertata dengan baik menjadikan museum ini tempat terbaik untuk belajar memahami sejarah pertempuran yang terjadi Peleliu. Di seberangnya, ada jalan menuju White Beach dimana pengunjung bisa menemukan beberapa jejak tank Sherman di area lepas pantai. Jejak ini bisa terlihat saat air laut surut dan menyerupai formasi karang.

Badrulchau Stone Monolith

Badrulchau merupakan destinasi wisata yang menawan dengan pemandangan lautnya yang indah. Lokasinya adalah di ujung utara Pulau Babelthuap atau Babeldaop. Di sini, ada monolit-monolit besar yang tersebar di lereng bukit. Menurut legenda, para dewa-lah yang meletakkan batu-batu tersebut untuk menyokong bai (rumah pertemuan para pria) yang mampu menampung ribuan orang. Situs arkeologi ini wajib dikunjungi wisatawan yang ingin melihat Pulau Paskah Mikronesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wisata kepulauan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top