Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bill Gates Sebut 50 Persen Perjalanan Bisnis Akan Hilang Usai Pandemi

Menurut Gates, salah satu perubahan terbesar dalam cara berbisnis karena pandemi kali ini, berkaitan dengan perjalanan terkait pekerjaan.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 20 November 2020  |  09:33 WIB
Telegraph.co.uk
Telegraph.co.uk

Bisnis.com, JAKARTA - Miliarder Bill Gates memperkirakan sebesar 50 persen perjalanan bisnis akan hilang usai pandemi.

Menurut Gates, salah satu perubahan terbesar dalam cara berbisnis karena pandemi kali ini, berkaitan dengan perjalanan terkait pekerjaan.

"Prediksi saya adalah bahwa lebih dari 50% perjalanan bisnis dan lebih dari 30% work from office akan hilang," kata Gates dilansir dari Bussiness Insider.

Jenis perjalanan bisnis dimana untuk meeting secara langsung tidak akan menjadi "standar emas" lagi, kata Gates. Ia memperkirakan sebagian besar perusahaan akan memiliki "ambang batas yang sangat tinggi" untuk melakukan jenis perjalanan bisnis tersebut.

Ketika berbicara tentang bekerja dari rumah, menurutnya beberapa perusahaan akan melakukan perubahan besar dalam penerapannya.

Misalnya saja, katanya perusahaan seperti Twitter, yang mengatakan karyawan mereka dapat bekerja dari jarak jauh selamanya, dari mana saja.

Banyak perusahaan, terutama di dunia teknologi, tempat Gates berasal, sedang mempertimbangkan kembali masa depan pekerjaan.

Twitter bukan satu-satunya perusahaan yang mengatakan bahwa karyawan tidak perlu kembali ke kantor: Slack, Stripe, dan Facebook semuanya mengatakan karyawan dapat pindah dari kantor pusat perusahaan, meskipun dalam beberapa kasus, mereka akan melakukan pemotongan gaji.

Di Microsoft, perusahaan yang didirikan Gates bersama Paul Allen pada tahun 1975, karyawan akan beralih ke "tempat kerja hybrid" di mana mereka hanya akan melapor ke kantor selama setengah minggu kerja.

Prediksi Gates tentang perjalanan bisnis sejalan dengan penelitian dari para pakar industri, yang memperkirakan bahwa kemungkinan akan membutuhkan beberapa tahun untuk kembali normal sebelum pandemi. Menurut penelitian Bank of America dari Oktober, perjalanan korporat tidak mungkin pulih sampai "akhir 2023 atau 2024."

Gates juga mengungkapkan satu sisi negatif dari pertemuan virtual versus acara langsung, yakni ketidakmampuan untuk bertemu orang baru. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bill gates microsoft twitter perjalanan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top