Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Tren Desain Kamar Hotel di Masa Depan

Desain kamar hotel dengan bentuk suites yang besar, tata letak terbuka, kaca setinggi langit-langit, dan balkon terbuka merupakan elemen arsitektur penting untuk mencapai standar hotel yang sehat.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 19 November 2020  |  16:42 WIB
Kamar hotel memilih menggunakan dinding kaca yang tinggi. - ilustrasi
Kamar hotel memilih menggunakan dinding kaca yang tinggi. - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Para pelaku usaha harus tetap melihat celah dan peluang di tengah pandemi Covid-19 yang terjadi selama beberapa bulan terakhir ini. Industri perhotelan, sebagai salah satu yang cukup terdampak akibat pandemi, ternyata mampu bertumbuh ketika dapat beradaptasi dengan perubahan.

Iwan Sunito, Komisaris dan CEO Crown Group mengatakan bahwa selama masa pandemi ini, banyak masyarakat yang berpikir untuk menikmati berbagai layanan dan fasilitas yang ada di hotel, ketimbang pergi berlibur ke lokasi yang jauh.

Hotel yang dirancang dengan standar kesehatan yang baik termasuk kamar hotel dengan ukuran lebih luas dari rata-rata ukuran kamar hotel, merupakan jenis hotel yang cukup diminati.

“Dulu pemikiran orang bahwa liburan itu harus cari yang jauh-jauh kalau sekarang tidak begitu, yang penting bisa menikmati hotel dengan fasilitas yang memadai, premium, serta memiliki layanan servis yang baik,” ujarnya.

Iwan mencontohkan bagaimana Hotel Skye Suites Crown di Sydney dan Parramatta justru mengalami lonjakan pemesanan di masa pandemi Covid-19, terutama dari mereka yang membutuhkan ruang untuk bekerja secara work from home (WFH) atau yang tengah menunggu waktu penerbangan dan perbatasan kembali dibuka.

Pasalnya, Skye Suites tidak hanya menjadi tempat untuk menginap saja tetapi menawarkan kombinasi sempurna antara fleksibilitas apartemen berlayanan dan layanan hotel bintang 5. Didukung oleh fasilitas serta desain arsitektur dan interior terbaik.

 “Ini unexpected, okupansi hotel di masa pandemi ini sudah naik sekitar 80 persen hingga 90 persen,” tuturnya.

Sukses mengembangkan dua hotel berlayanan mewah di Australia yakni Skye Suites di Parramatta pada 2017 dan Skye Suites di CBD Sydney, Crown Group kembali menghadirkan hotel apartemen berlayanan mewah ketiganya pada tahun ini yakni Skye Suites Green Square.

Begini Tren Desain Kamar Hotel di Masa Depan

Menampilkan 90 unit suites premium yang bervariasi dari satu hingga tiga kamar tidur dan berukuran dari 46 meter persegi hingga 116 meter persegi, dua kali lipat ukuran kamar hotel rata-rata dan sempurna untuk gaya hidup yang physically distanced.

Saat mengembangkan Skye Suites Green Square, Iwan mengatakan bahwa pihaknya ingin membuat hotel yang dirancang dengan standar kesehatan yang lebih baik dengan area yang luas, pemandangan 360 derajat ke lingkungan luar, dan akses ke elemen alam yang tenang seperti sinar matahari dan udara segar.

Menurutnya, desain kamar hotel dengan bentuk suites yang besar, tata letak terbuka, kaca setinggi langit-langit, dan balkon terbuka merupakan elemen arsitektur penting untuk mencapai standar hotel yang sehat.

Pandemi Covid-19 juga telah dengan cepat memunculkan keinginan dan kebutuhan akan fitur-fitur futuristik seperti lebih banyak ruang, elemen alami, dan pengalaman menyeluruh langsung di ujung jari para tamu.

“Ideologi oasis perkotaan berarti kami menghadirkan segalanya dengan benar kepada para tamu kami untuk menciptakan lingkungan yang tidak ingin mereka tinggalkan. Saya yakin ini adalah sebuah tren hotel yang akan menjadi keharusan di masa depan,” lanjutnya.

Ke depan, Skye Suites siap berekspansi ke pasar domestik baru termasuk Brisbane, Melbourne, dan pasar internasional seperti LA dan Indonesia.

Namun, dia masih enggan menyebutkan lebih lanjut pengembangan jaringan hotelnya di Indonesia. Yang pasti, sambungnya, industri hotel di Indonesia masih cukup prospektif didukung keindahan alamnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hotel desain Desain Interior
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top