Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Adaptasi Kebiasaan Baru Ala Tempo Gelato Yogyakarta

Pada unggahan Instagram @kemenparekraf.ri, ada video yang menampilkan pemilik cafe es krim Tempo Gelato di Yogyakarta. Pengelola cafe tersebut sukses menerapkan adaptasi kebiasaan baru (AKB).
Ika Fatma Ramadhansari
Ika Fatma Ramadhansari - Bisnis.com 18 November 2020  |  16:50 WIB
Adaptasi Kebiasaan Baru di Tempo Gelato Yogyakarta  -  IG @Kemenparekraf.ri
Adaptasi Kebiasaan Baru di Tempo Gelato Yogyakarta - IG @Kemenparekraf.ri

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi (Kemenparekraf) mengingatkan bagi seluruh sektor pariwisata untuk waspada dan menjaga kebersihan karena pandemi Covid-19 belum berakhir.

"Kepedulian pelaku dan pengunjung atas situasi yang ada perlu didorong terus menerus. Meskipun situasi sudah berangsur-angsur membaik, tapi kita tidak boleh lengah. Kita tetap harus terus waspada karena pandemi Covid-19 belum berakhir," tulis Kemenparekraf melalui Instagram resmi dikutip Rabu (18/11/2020).

Pada unggahan Instagram @kemenparekraf.ri, ada video yang menampilkan pemilik cafe es krim Tempo Gelato di Yogyakarta. Pengelola cafe tersebut sukses menerapkan adaptasi kebiasaan baru (AKB).

Pemilik Tempo Gelato Ema Susmiyarti mengaku sempat menutup gerai usahanya karena Covid-19. Dia akhirnya memutuskan untuk membuka kembali outlet setelah tidak beroperasi selama 2,5 bulan.

Saat menutup seluruh kegiatan usahanya pada 26 Maret lalu, Ema menyampaikan tetap memberikan gaji kepada karyawan. Meskipun, hal itu tidak diberikan 100 persen.

"Tunjangan yang biasa berupa uang selama pandemi diganti dengan memberikan beras," katanya.

Namun, kondisi ekonomi saat periode pembatasan sosial berskala besar (PSBB) semakin memburuk.

Ema akhirnya memutuskan untuk kembali membuka cafe Tempo Gelato dengan menekankan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah.

"Kira-kira dua bulan setengah, kondisi belum juga membaik. Namun, kalau dari sisi ekonomi mau terus tutup bagaimana?" ujarnya

Bagi pengunjung Tempo Gelato, Ema telah menyiapkan pengukur suhu tubuh, tempat cuci tangan di depan outlet, dan juga menyediakan hand sanitizer.

Fasilitas tersebut selalu dijaga dan digunakan dengan sebaik-baiknya oleh staf dan pengunjung Tempo Gelato.

"Akhirnya, kami memutuskan untuk membuka kembali dengan arahan dari pemerintah. Seluruh protokol Covid-19 kami sediakan," ungkap Ema.

Untuk kondisi outlet maupun karyawan, Ema mengaku lebih menjaga kebersihan, misalnya untuk karyawan selalu dihimbau untuk rajin cuci tangan.

Menurutnya, penjagaan kebersihan lingkungan yang lebih ketat justru menguntungkan bagi outlet Tempo Gelato karena bisa menjamin kebersihan produk-produknya. 

Lebih lanjut, Ema mengingatkan pelaku usaha jangan sampai lengah atau terlena karena Covid-19 masih berada di Indonesia.

"Jangan sampai terlena jangan sampai lengah. Saya yakin di Indonesia rasa gotong royong itu ada," ungkap Ema.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata cafe Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top