Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hong Kong dan Singapura Luncurkan Air Travel Bubble

Hong Kong dan Singapura telah sepakat untuk membuat travel bubble melalui perjalanan udara antara kedua negara (Air Travel Bubble-ATB).
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 12 November 2020  |  17:56 WIB
Gedung di Hong Kong
Gedung di Hong Kong

Bisnis.com, JAKARTA--Dewan Pariwisata Hong Kong (Hong Kong Tourism Board- HKTB) dan Dewan Pariwisata Singapura (Singapore Tourism Board-STB) meluncurkan Air Travel Bubble (ATB) antara Hong Kong dan Singapura, keberangkatan penerbangan pertama akan dilaksanakan pada 22 November 2020.

Kebijakan Air Travel Bubble antara Hong Kong dan Singapura merupakan tonggak penting bagi industri pariwisata global, dan membuka jalan bagi dimulainya kembali perjalanan internasional yang aman. Kemitraan antara HKTB dan STB juga merupakan yang pertama di antara kedua badan pariwisata tersebut.

Hal ini menunjukkan hubungan yang erat antara kedua negara serta komitmen bersama untuk memberikan pengalaman perjalanan yang aman bagi pengunjung.

Direktur Eksekutif HKTB, Dane Cheng mengatakan kebijakan ini merupakan momen penting yang menunjukkan kepada dunia bahwa perjalanan internasional yang aman saat ini sangat mungkin terjadi.

"Dan ini akan membuka jalan bagi kami untuk membawa penerbangan wisata dari dan ke negara lain," katanya dalam siaran pers pada Kamis (12/11/2020).

Dia mengungkapkan ATB yang terjadi berkat kerja keras dari para ahli di berbagai sektor dalam meningkatkan standar kebersihan.

Dirinya meyakini Hong Kong saat ini sudah bersih dan siap menyambut kedatangan kembali para wisatawan. "Terlebih lagi, kami juga memiliki penawaran yang luar biasa bagi para pengunjung, termasuk hotel dan atraksi, beragam pengalaman, dan penawaran yang ekonomis," katanya.

Dalam siaran pers yang sama, Chief Executive Officer STB, Keith Tan mengatakan, Air Travel Bubble merupakan tonggak penting untuk menunjukkan persahabatan yang erat antara Singapura dan Hong Kong.

Singapura, lanjutnya memiliki perlengkapan yang baik untuk menangani pandemi COVID-19, dan yakin bahwa turis dari Hong Kong dapat menikmati Singapura dengan tenang.

"Industri pariwisata Singapura saat ini telah meningkatkan standar produk pariwisata yang akan memberikan pengalaman berbeda dan memberikan kejutan kepada para pengunjung meski mereka pernah ke Singapura sebelumnya. Bersama dengan para mitra pariwisata, kami siap menyambut wisatawan Hong Kong di Singapura," katanya.

Kesehatan dan keselamatan dari penduduk setempat dan juga turis tetap menjadi prioritas utama. Untuk memberikan ketenangan pikiran kepada pengunjung, kedua negara telah menerapkan program sertifikasi di seluruh kota untuk menjamin kebersihan dan keselamatan.

HKTB telah meluncurkan Skema Sertifikasi Tindakan Higienis Anti-Epidemi untuk memastikan bahwa setiap titik kontak perjalanan pengunjung terekam di dalam skema tersebut.

Sementara itu, SG Clean Singapura merupakan sebuah sertifikasi nasional yang diberikan kepada seluruh bisnis di semua lini di Singapura - termasuk industri pariwisata - yang telah memenuhi standar kebersihan dan sanitasi yang tinggi.

Hong Kong dan Singapura telah sepakat untuk membuat travel bubble melalui perjalanan udara antara kedua negara (Air Travel Bubble-ATB). Kesepakatan ini menghidupkan kembali perjalanan udara dua negara dengan cara yang aman dan progresif.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

singapura hong kong traveling
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top