Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Alasan Burger King Minta Pelanggan Beli McDonalds dan Fast Food Lainnya

Salah satu alasan utama itu karena untuk menyelamatkan ribuan pegawai di restoran siap saji yang terancam di PHK karena pandemi corona yang melanda saat ini.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 04 November 2020  |  08:17 WIB
Ini Alasan Burger King Minta Pelanggan Beli McDonalds dan Fast Food Lainnya
Outlet Burger King - rbi.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Bisnis restoran siap saji tengah diramaikan dengan tindakan yang dilakukan oleh Burger King yang tiba-tiba meminta pelanggannya membeli makanan di McDonalds yang merupakan kompetitornya.

Bahkan, mereka juga meminta pelanggan membeli makanan dari restoran siap saji lainnya seperti KFC, Subway, Domino’s Pizza, Pizza Hut, Five Guys, Greggs, Taco Bell, Papa John’s, Leon.

Salah satu alasan utama itu karena untuk menyelamatkan ribuan pegawai di restoran siap saji yang terancam di PHK karena pandemi corona yang melanda saat ini.

‘Kami tidak pernah mengira akan meminta Anda melakukan ini, tetapi restoran yang mempekerjakan ribuan staf membutuhkan dukungan Anda saat ini," ujar Burger King dilansir dari Metro.co.uk.

Mereka juga menyarankan pembeli untuk membeli dengan cara pengantaran ke rumah, dibawa pulang, atau melalui drive. Sesuai dengan protokol kesehatan yang melarang dine in.

Seruan serupa juga dilakukan di Burger King Indonesia melalui laman instagram resminya.

Bahkan, mereka menyebut nama makanan andalan Mcdonalds yakni Big Mac yang harus dipesan oleh pelanggannya.

Kampanye itu mendapatkan simpati dari penggemar McDonalds yang memuji dukungan sesama pesaing.

Alasan lainnya Burger King Inggris menyarankan hal itu karena Inggris tengah menghadapi lockdown lanjutan yang panjang akibat pandemi.

Padahal, sejak restoran diperbolehkan dibuka lagi 4 Juli lalu. jumlah pengunjung di tempat-tempat itu masih turun 45%, menurut laporan Statisica tentang dampak virus corona pada perhotelan.

Pengunjung secara bertahap meningkat karena orang merasa lebih aman tentang virus ketika infeksi dan kematian turun dan pembatasan dilonggarkan. Tetapi karena infeksi dan kematian memburuk, Pemerintah memberlakukan penguncian lokal yang membuat tempat-tempat perhotelan ditutup di daerah tertentu.

Pada hari Sabtu, PM Inggris Boris Johnson mengumumkan penguncian nasional kedua Inggris, yang akan dimulai pada Kamis dan berakhir pada 2 Desember.

Artinya, bisnis restoran akan kembali terpuruk dan satu-satunya jalan adalah bertahan melalui layanan antar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

burger mcdonald
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top