Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Bedanya Daging Kambing dan Daging Domba

Country Manager MLA untuk Indonesia, Valeska, menjelaskan daging domba punya ciri khas yang berbeda jika dibandingkan daging kambing. Di Australia sendiri, daging domba sangat populer sebagai makanan pemersatu dalam acara-acara keluarga dan kerabat.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 27 Oktober 2020  |  12:09 WIB
Daging kambing
Daging kambing

Bisnis.com, JAKARTA – Bagi Anda pecinta daging merah Anda perlu jeli dalam memilih daging domba dan daging kambing, karena dua jenis daging ini ternyata punya tekstur dan cita rasa yang berbeda lho!

Dalam peluncuran Lambassador bersama Meat and Livestock Australia (MLA), Country Manager MLA untuk Indonesia, Valeska, menjelaskan daging domba punya ciri khas yang berbeda jika dibandingkan daging kambing. Di Australia sendiri, daging domba sangat populer sebagai makanan pemersatu dalam acara-acara keluarga dan kerabat.

Khusus bagi daging domba Australia, Valeska menjamin daging ini punya kualitas yang berbeda karena telah melalui proses peternakan yang sangat ketat pengelolaan guna menjaga kualitas daging tetap baik dikonsumsi.

Tekstur daging domba jauh lebih lembut ketimbang daging kambing. Selain itu, cita rasa gurih dalam daging domba juga menandakan tingginya kadar gizi yakni protein dan vitamin B juga zat besi pada produk tersebut.

“Dalam masa pandemi ini kita memerlukan gizi seimbang sehingga semua makanan kita harus termoderasi secara seimbang, dengan mengonsumsi daging termasuk domba ini, tiga kali seminggu sekitar 100 gram,” ungkap Valeska, Selasa (27/10/2020).

Celebrity Chef Vania Wibisono menyatakan tak seperti memasak daging kambing yang relatif lama, memasak daging domba justru jauh lebih mudah dan cepat. Dia pun melakukan demo cara membuat daging domba grill, dengan rosemary water, thyme, bawang putih, dan oregano.

“Menu lamb with garlic and herbs ini cepat dan sehat untuk imunitas tubuh saat pandemi,” sambung Vania.

Secara umum daging domba bisa dibuat untuk sajian tradisional, perpaduan salad, maupun fusion dengan jenis kuliner lain. Sayangnya, masyarakat di Indonesia menurut Chef Vania tidak terlalu banyak yang mengenal daging domba karena telah terbiasa dengan daging kambing. Padahal, dua jenis daging ini punya anatomi yang berbeda seperti halnya ikan salmon dan ikan dori, meski sama-sama ikan keduanya adalah dua jenis ikan yang berbeda.

“Kalau daging kambing ini uratnya banyak, dagingnya butuh waktu yang lama untuk dimasak, harus direndam dulu. Sebaliknya daging domba ini lebih lembut, lebih mudah dimasak bahkan hanya dengan di grill saja sehingga dia pun lebih cepat matang ketimbang memasak daging kambing,”tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

domba kambing
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top