Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Menikmati Sajian Rujak di Berbagai Daerah di Indonesia

Indonesia memiliki banyak kuliner yang bisa memanjakan lidah setiap orang.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 26 Oktober 2020  |  19:54 WIB
Ilustrasi - Rujak Kuah Pindang asal Bali - Bisnis/Tim Jelajah Lebaran Jawa/Bali 2019
Ilustrasi - Rujak Kuah Pindang asal Bali - Bisnis/Tim Jelajah Lebaran Jawa/Bali 2019

Bisnis.com, JAKARTA—Selain kaya akan pemandangan alam dan tempat-tempat liburan yang mempesona, Indonesia juga kaya akan kuliner yang mampu menggoyang lidah siapa pun yang menikmatinya. 

Salah satu sajian kuliner yang sangat terkenal di Indonesia, dan memiliki ragam jenis adalah rujak atau yang biasa disebut dengan salad tradisional asli Indonesia. 

Dilansir dari Indonesia Travel, terdapat banyak jenis rujak yang bisa Anda nikmati ketika berkunjung ke Indonesia dengan beragam rasa dan sajian yang akan membuat Anda tidak mau berhenti memakannya. 

Rujak U Groh Aceh

Aceh Besar memiliki jenis rujak yang bernama rujak U Groh. Rujak ini terbuat dari batok kelapa dan berbeda dengan kebanyakan rujak yang berupa irisan buah-buahan. Batok kelapa muda dikerik dan dicuci, kemudian dicampur dengan bumbu rujak dan diberi perasan air jeruk nipis. 

Rujak Mie Palembang

Rujak unik lainnya yang dapat Anda nikmati adalah rujak mie palembang. Rujak ini berisi mie kuning atau mie putih. Mie kuning atau mie putih tersebut dipadukan dengan pempek khas Palembang yang terkenal, dan diberi taburan mentimun, serta disiram kuah cuko yang pedas, gurih, dan sedikit manis.

Rujak Juhi Jakarta

Jakarta sebagai ibu kota juga memiliki rujak khas, namanya adalah rujak juhi khas Betawi. Rujak ini menggunakan juhi atau cumi-cumi yang telah melalui proses fermentasi dan dikeringkan sebagai bahan utamanya. 

Selain juhi, ada juga bahan lain, seperti kol, kentang, selada, timun, dan kerupuk mie sebagai bahan pelengkapnya. Sedangkan untuk sausnya, rujak juhi menggunakan saus kacang yang segar yang disiram di atasnya.

Rujak Es Krim Yogyakarta

Ada yang berbeda dengan sajian rujak di Yogyakarta. Di kota ini, terdapat rujak yang diberikan topping es krim. 

Sajian rujak ini terdiri dari potongan buah-buahan seperti timun, kedondong, nanas, bengkoang, dan pepaya yang disiram bumbu rujak, kemudian ditambahkan topping es krim rasa kelapa di atasnya.

Rasa pedas, manis, dan asam yang dihasilkan memberikan rasa sensasi yang tidak akan pernah Anda lupakan. 

Rujak Gobet Malang

Selain terkenal dengan baksonya, Malang juga punya kuliner andalan lainnya lho, yakni rujak gobet. Rujak khas Malang ini terdiri dari berbagai macam buah-buahan, seperti kedondong, bengkoang, mangga muda, nanas, mentimun, ubi jalar, dan jeruk bali, yang diparut dan direndam dalam kuah pedas, manis, dan gurih. 

Rujak Cingur Surabaya

Rujak Cingur Surabaya adalah salah satu rujak yang terkenal seantero negeri. Saking terkenalnya, rujak cingur khas Surabaya bisa ditemukan di hampir setiap daerah di Indonesia. 

Namun, menikmatinya di daerah asal tentu rasanya akan lebih istimewa. Rujak cingur adalah rujak yang terbuat dari lidah sapi yang direbus dengan suhu tinggi, sehingga terasa lebih empuk. 

Selain cingur, ada juga pelengkap lainnya yang terdiri dari buah dan sayur, seperti mentimun, bengkoang, tauge, kangkung, dan kacang-kacangan. Sepiring hidangan rujak terasa lebih sempurna dengan siraman saus kacang yang gurih.

Rujak Soto Banyuwangi

Jika Anda suka soto, maka rujak soto Banyuwangi ini pasti cocok di lidah Anda. Rujak soto terdiri dari sayuran rebus, seperti kangkung dan tauge, dicampur dengan kuah spesial yang terbuat dari kacang tanah halus, gula merah, dan terasi. 

Sajian rujak ini ditempatkan dalam mangkuk dan dituangkan bersama dengan kuah soto yang gurih dan hangat. Seperti rujak ala Jawa Timur lainnya, rujak banyuwangi ini juga bisa diisi dengan topping cingur. 

Rujak Petis Jawa Timur

Petis dalam bahasa Jawa berarti terasi. Sehingga, rujak petis berarti rujak yang disiram dengan kuah petis (terasi). Rujak petis dapat ditemukan di berbagai daerah di Jawa Timur. Biasanya, satu porsi rujak petis berisi potongan buah-buahan dan sayuran yang disiram dengan kuah petis yang bertabur kacang.

Rujak Kuah Pindang Bali

Jika Anda datang ke Bali, maka jangan lupa untuk mencoba rujak kuah pindang. Rujak kuah pindang terdiri dari berbagai irisan buah, seperti mangga hijau, pepaya, jeruk bali, dan kedondong.  

Jika rujak pada umumnya menggunakan siraman kuah terasi atau saus kacang, maka rujak khas Bali ini justru disiram kuah kepala ikan pindang – dan membuatnya berbeda dengan rujak pada umumnya. Kuah khasnya menawarkan sensasi yang unik, yakni manis, gurih dan pedas.

Rujak Bulung Bali

Satu lagi rujak yang terkenal dari Pulau Dewata, yakni rujak bulung. Rujak bulung terbuat dari rumput laut hijau atau kacang polong hitam. Rumput laut hijau direbus lalu dicampur dengan kelapa parut. 

Sedangkan kuahnya terbuat dari kuah pindang yang dibumbui terasi, jeruk nipis, cabai dan garam. Rujak ini punya rasa yang tak kalah unik, yakni perpaduan rasa pedas, gurih, dan segar!

Rujak Terasi Lombok

Bergeser sedikit dari Bali, Anda akan sampai di surga lainnya di Indonesia, yakni Lombok. Selain pemandangannya yang memesona, kuliner Lombok juga dikenal sangat lezat, salah satunya adalah rujak terasi. 

Terasi yang dicampur dengan cabai rawit, dipadukan dengan kuah dari gula merah dan dituangkan ke dalam campuran berbagai irisan buah segar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kuliner makanan
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top