Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Astaga, Video Viral Pendaki Tanpa Busana Ternyata Bagian Riset Artistik

Pendaki yang melakukan aksi bugil di Gunung Gede mengaku bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari riset artistik.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 23 Oktober 2020  |  17:04 WIB
Gunung Gede - wikipedia
Gunung Gede - wikipedia

Bisnis.com, JAKARTA—Beberapa waktu lalu, dunia maya dihebohkan dengan video viral 2 pria tanpa busana di Gunung Gede Pangrango. Aksi itu merupakan bagian dari riset artistik yang menuju pada nudisme.

Dalam video klarifikasi yang diunggah oleh akun instagram @mountnesia dan dilihat Bisnis pada Jumat (23/10/2020), kedua pria tersebut meminta maaf kepada seluruh temannya dan pendaki Indonesia yang kurang berkenan dan tidak menyukai dengan postingan yang dilakukannya di masing-masing akun pribadinya.

“Kami juga ingin klarifikasi mengenai foto yang kami unggah di sosial media bahwasannya foto itu adalah bagian dari riset kami,” kata mereka.

Dalam nudisme tersebut, tubuh sebagai sarana ekspresi manifestasi pure manusia. Menurut mereka, imaji tubuh telanjang bisa digunakan sebagai protes advokasi sehingga dapat mengubah sudut pandang masyarakat atau orang-orang disekitar.

Nudisme yang dimaksud, lanjut mereka, adalah menyuarakan, protes, atau advokasi melalui tubuh, yang biasanya disuarakan itu untuk hak-hak individu atau mungkin perjuangan gender.

“Kami mengakui kesalahan atas ketidakcermatan menempatkan dokumen riset di dalam media sosial kami di Instagram yang mungkin bisa disalahgunakan dan diinterpretasi ulang fotonya. Dapat berbeda konteksnya,” ujar mereka.

Mereka mengakui belajar dari kesalahan sehingga ke depannya dapat lebih baik, dan memilah – milah foto yang akan diposting ke dalam media sosial Instagram.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gunung pendaki gunung
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top