Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Filipina Cabut Larangan Perjalanan Internasional

Pemerintah Filipina secara bertahap melakukan pelonggaran kebijakan pembatasan guna meningkatkan perekonomian.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 21 Oktober 2020  |  19:45 WIB
Penumpang mengantri untuk naik kereta Mass Rapid Transit (MRT) menjelang jam malam yang diberlakukan karena corona virus di Mandaluyong City, Metro Manila, Filipina, Senin (16/3/2020). Bloomberg - Veejay Villafranca
Penumpang mengantri untuk naik kereta Mass Rapid Transit (MRT) menjelang jam malam yang diberlakukan karena corona virus di Mandaluyong City, Metro Manila, Filipina, Senin (16/3/2020). Bloomberg - Veejay Villafranca

Bisnis.com, MANILA - Filipina mencabut larangan perjalanan internasional yang tidak penting untuk orang Filipina. Langkah ini diklaim tidak segera memicu sejumlah keberangkatan untuk pariwisata dan rekreasi.

Dilansir dari Channel News Asia pada Rabu (21/10/2020), pemerintah Filipina secara bertahap melakukan pelonggaran kebijakan pembatasan guna meningkatkan perekonomian.

Ekonomi Filipina masuk dalam resesi pada kuartal kedua tahun ini setelah berbulan-bulan menerapkan karantina untuk melawan pandemi virus corona.

Wisatawan ke negara lain harus menunjukkan tiket pulang-pergi yang terkonfirmasi, asuransi perjalanan dan kesehatan, pernyataan yang mengakui risiko perjalanan dan penundaan perjalanan, dan tes medis dalam waktu 24 jam setelah keberangkatan yang menyatakan mereka bebas dari Covid-19.

Selain persyaratan sebelum keberangkatan, banyak negara masih membatasi masuknya pelancong dari negara-negara dengan jumlah infeksi virus corona yang tinggi, termasuk Filipina. 

Departemen Kesehatan melaporkan lebih dari 360.000 kasus yang terkonfirmasi positif, tertinggi kedua di Asia Tenggara, dengan setidaknya 6.690 kematian.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

filipina Lockdown
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top