Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sektor Pariwisata dibuka, Pelaku Usaha di Sikkim Berharap Kondisi Membaik

Satyam Sahu dari Nirvana Hotel, Gangtok, mengungkapkan bisnis perhotelan pada umumnya mengalami pukulan besar di Gangtok dan Sikkim karena kebijakan penutupan.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 12 Oktober 2020  |  21:34 WIB
Penginapan di Sikkim
Penginapan di Sikkim

BI/Travel
Bisnis.com, JAKARTA—Pelaku usaha di negara bagian Sikkim, India, berharap kondisi bisnis akan kembali normal dan kembali ke masa sebelum Covid-19 dengan dibukanya kembali sektor pariwisata di negara bagian ini.

Dilansir dari Financial Express, Satyam Sahu dari Nirvana Hotel, Gangtok, mengungkapkan bisnis perhotelan pada umumnya mengalami pukulan besar di Gangtok dan Sikkim karena kebijakan penutupan.

“Staf hotel dan bisnis terkait – pemilik taksi, perusahaan tur dan perjalanan – telah menanggung beban terberatnya juga, tetapi dengan pembatasan yang dicabut sekarang, kami berharap semuanya akan segera kembali normal dan volume wisatawan akan kembali ke pra-Covid,” katanya, Senin (12/10/2020).

Untuk diketahui, Sikkim memiliki banyak hal untuk ditawarkan kepada wisatawan dalam mendapatkan pengalaman perjalanan terbaik meskipun ukuran wilayahnya tidak besar.

Meskipun negara bagian tersebut hanya memiliki 4 distrik, Sikkim memiliki budaya musik dan tarian yang kaya, bersama dengan berbagai pameran dan festival, masakan eksotis, kekayaan flora dan fauna, danau dan gletsernya, serta suaka margasatwa.

Negara bagian ini juga menjadi rumah bagi 28 puncak gunung, termasuk Gunung Kanchenjunga, puncak tertinggi India dan tertinggi ketiga di bumi.

Sikkim memiliki beberapa situs Budha dan memiliki cakupan untuk wisata satwa liar, ziarah, dan sejarah. Negara bagian ini juga merupakan surga bagi para pencinta gunung.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata pelaku usaha
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top