Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wisatawan Pilih Vila Ketimbang Hotel Saat Pandemi Corona

Para pelancong lebih memilih vila dibandingkan hotel saat melakukan perjalanan.
Ni Putu Sri Widyastini Susila
Ni Putu Sri Widyastini Susila - Bisnis.com 03 Oktober 2020  |  20:26 WIB
Ilustrasi - Reuters
Ilustrasi - Reuters

Bisnis.com, DENPASAR— Para wisatawan lebih memilih akomodasi vila ketimbang hotel selama pandemi virus corona (Covid-19).

Associate Market Manager Tiket.com, Seruni Puspita mengatakan dari survei, diperoleh hasil yakni 34,76 persen wisatawan lebih memilih vila untuk dijadikan tempat menginap dibanding hotel, hostel, apartemen, guests house, maupun farm house.

Survei tersebut dilakukan oleh Tiket.com pada bulan April hingga Mei untuk mengetahui kebutuhan customer yang ingin berlibur meskipun di tengah pandemi Covid-19.

“Ternyata para wisatawan lebih memilih villa, mungkin karena eksklusivitas ya, jadinya customer tidak bercampur dengan banyak orang. Kalau vila kan rasanya lebih private,” ujarnya di Nusa Dua, Bali pada Jumat, (2/20/2020).

Dia melanjutkan apabila kini masyarakat bisa memesan hotel atau tiket wisata tanpa harus menentukan tanggal penggunaan dengan fitur tiket FLEXI. Dengan fitur baru di Tiket.com ini, masyarakat diberi waktu sampai satu tahun untuk menggunakan voucher yang sudah dibeli.

“Kita udah ada sekitar ratusan hotel yang join tiket FLEXI, produknya juga banyak, ada pool akses aja, atau room aja. Secara 75 persen kita punya market masih Jakarta, tapi sekarang lagi coba activate local Bali agar sama-sama membantu hotel agar ada cash flow juga,” lanjutnya.

Dia mengklaim sejumlah hotel di Bali sangat aman karena telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk menjamin pengunjung aman dari paparan virus Covid-19.

Salah satu partner yang telah bergabung dengan tiket FLEXI ialah Montigo Resorts yang telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat. 

General Manager Montigo Resorts, Agus Wirawan menjelaskan apabila pihak Montigo sangat menekankan protokol kesehatan dengan melakukan cleanness setiap hari di area indoor dan outdoor.

“Siapapun yang masuk ke resorts kita akan tetap melakukan temperature check, jika suhu tubuhnya melebihi 37 maka akan kita oper ke klinik. Kita ada satu kamar untuk isolasi dan kita sudah bekerja sama dengan klinik yang bisa langsung datang,” ujarnya.

Dia melanjutkan jika saat ini Montigo masih dalam proses apply untuk sertifikasi CHSE dengan melewati beberapa tahap seperti penandatanganan yang harus penuhi, disinfektan, dan kebersihan dari area SOP.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hotel bali penginapan pandemi corona
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top