Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ingin Menjadi Pelancong Berkelanjutan, Cek Caranya

Sudah rahasia umum bahwa banyak orang cenderung memilih barang sekali pakai saat traveling karena dinilai praktis dan sederhana.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 29 September 2020  |  21:28 WIB
Ilustrasi - Julemag
Ilustrasi - Julemag

Bisnis.com, JAKARTA—Banyak masyarakat kini sudah menerapkan gaya hidup peduli lingkungan, termasuk para pelancong dan dikenal dengan eco-travel, dan bukan hanya sekedar berwisata ke alam bebas.

Dilansir dari Indonesia Travel, pada Selasa (29/9/2020), konsep eco-travel memiliki makna yang lebih luas. Eco-travel mengacu pada kegiatan wisata yang lebih bertanggung jawab terhadap bumi. Jadi, individu juga melestarikan alam dan memberikan dampak positif terhadap warga lokal selain fokus menikmati destinasi wisata yang ada.

Untuk menjadi eco-traveler, berikut langkah-langkah yang dapat Anda lakukan:

1. Hindari Menggunakan Barang Sekali Pakai

Sudah rahasia umum bahwa banyak orang cenderung memilih barang sekali pakai saat traveling karena dinilai praktis dan sederhana.

Namun, penggunaan plastik sekali pakai justru menjadi salah satu kontributor utama pencemaran lingkungan. Jadi, penting bagi Anda untuk mengurangi penggunaan plastik dan barang sekali pakai lainnya dimanapun dan kapan pun, termasuk saat berwisata.

Anda bisa membawa alat makan sendiri, membawa botol minuman dan sedotan sendiri (bukan sedotan plastik), serta membawa tas belanja sendiri.

2. Hemat Listrik

Menghemat listrik adalah salah satu upaya pelestarian lingkungan dan mengurangi emisi global. Jadi, pada saat menginap di hotel, pastikan untuk menghemat energi melalui hal-hal sederhana, seperti mematikan televisi saat tidak ditonton atau mematikan AC dan listrik di kamar saat hendak bepergian.

3. Maksimalkan Fitur e-Ticket untuk Mengurangi Penggunaan Kertas

Kertas terbuat dari pohon. Jadi, penggunaan kertas yang  banyak berarti penebangan pohon yang banyak pula. Padahal, pohon sangat penting bagi bumi kita.

Jadi, kurangilah penggunaan kertas sebagai salah satu aksi bijak untuk mendukung pelestarian hutan.

Salah satu langkah sederhana adalah Anda tidak mencetak tiket perjalanan, dan memaksimalkan fitur e-ticket dalam berbagai kesempatan, seperti tiket penerbangan pesawat hingga tiket masuk destinasi wisata.

4. Jangan Buang Sampah Sembarangan

Menciptakan lingkungan yang bersih dan bebas dari sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pengelola wisata saja, namun harus menjadi tanggung jawab semua pihak, termasuk wisatawan.

Anda dapat menjaga kebersihan lingkungan dengan memulai dengan hal-hal kecil, seperti tidak membuang sampah sembarangan.

Walau terdengar sepele, dampak yang ditimbulkan tentunya sangat besar - baik bagi kesehatan maupun kelestarian lingkungan. Jadi, jangan ragu untuk membuang sampah Anda di tempat sampah.  

5. Gunakan Transportasi Umum  atau Perbanyak Jalan Kaki

Sudah menjadi rahasia umum bahwa sektor transportasi menjadi salah satu penyumbang emisi karbon terbesar.

Jadi, minimalkan penggunaan kendaraan pribadi, dan gunakanlah transportasi umum atau banyak jalan kaki – termasuk saat berwisata. Selain dapat meminimalkan polusi lingkungan, Anda juga dapat menjelajah tempat wisata secara lebih dalam.

 6. Bawa Barang Secukupnya

Banyaknya barang yang dibawa, bukan hanya berpengaruh pada biaya yang harus dikeluarkan, tetapi juga pada emisi karbon yang digunakan pesawat.

Semakin berat beban yang diberikan, semakin besar pula emisi karbon yang dikeluarkan. Jadi, usahakan untuk membawa barang-barang yang penting dan esensial saja saat berwisata.

7. Cintai Alam

Kecintaan terhadap alam menjadi aspek yang cukup fundamental yang perlu dimiliki agar dapat menjalankan wisata yang berkelanjutan.

Penggunaan alam sebagai sarana rekreasi dan hiburan perlu disikapi dengan bijak lewat komitmen serta tindakan yang bertanggung jawab yang dapat menjaga kelestariannya, salah satunya adalah dengan tidak merusakan fasilitas objek wisata alam.

8. Menginap di Hotel yang Ramah Lingkungan

Selain transportasi, memilih akomodasi yang tepat menjadi hal yang cukup penting saat merencanakan liburan yang berkelanjutan.

Alih-alih memilih hotel yang menawarkan segudang kemewahan namun melupakan aspek kelestarian, sebaiknya Anda memilih hotel yang memang menyuguhkan pelayanan yang ramah lingkungan.

9. Menghormati dan Membantu Ekonomi Masyarakat Lokal

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, konsep eco-travel, nyatanya tak hanya menekankan pada aktivitas bersenang-senang di destinasi wisata saja, namun juga harus memberikan dampak yang positif bagi masyarakat lokal.

Hal sederhana yang bisa Anda lakukan adalah dengan menghormati masyarakat lokal, termasuk budaya dan kebiasaan mereka.

Jangan lupa juga untuk membeli karya atau produk lokal. Dengan begitu, Anda juga telah berkontribusi untuk mengembangkan ekonomi lokal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata wisata traveling
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top