Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Booking.com Perkenalkan Fitur Menginap Lebih Lama

Penambahan fitur baru ini merespons maraknya pencarian di platform Booking.com yang terkait permintaan konsumen yang menghendaki masa menginap lebih lama akibat pandemi Covid-19.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 23 September 2020  |  14:47 WIB
Svarga Beach Resort - booking.com
Svarga Beach Resort - booking.com

Bisnis.com, JAKARTA – Booking.com merilis fitur baru yang memungkinkan pemilik properti untuk menawarkan tarif mingguan hingga bulanan.

Melalui skema baru ini, dilansir dari Travelpulse.com, Rabu (23/9/2020), tarif  mingguan mengharuskan tamu untuk menginap minimal 7 hari sedangkan tarif bulanan akan dikenakan dengan masa menginap minimum 28 hari.

Penambahan fitur baru ini merespons maraknya pencarian di platform Booking.com yang terkait permintaan konsumen yang menghendaki masa menginap lebih lama akibat pandemi Covid-19.

“Sebagai bagian dari komitmen kami untuk membantu para mitra-dari hotel sampai penyewaan akomodasi liburan,-yang sedang membangun kembali bisnis, Booking.com terus melakukan inovasi untuk menghadirkan pengalaman liburan yang menyenangkan,” kata Kepala Divisi Bisnis Rumah dan Apartemen Booking.com, Eric Bergaglia.

Memperkenalkan fitur tari baru mingguan dan bulanan diakuinya merupakan salah satu inovasi yang dilakukan Booking.com untuk mengkapitalisasi permintaan baru seiring dengan meningkatnya jumlah konsumen yang menginginkan pengalaman menginap lebih lama.

Selain meluncurkan fitur mingguan dan bilanan, Booking.com juga baru saja menyederhanakan mode pencarian konsumen dengan mengaplikasikan filter penyaringan.

Fitur ini memungkinkan konsumen untuk menyaring pencarian untuk menunjukkan akomodasi atau property dengan protokol kesehatan yang ketat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

booking.com
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top