Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lezatnya Sun Dong Yang Ala Drama Korea di Rumah

Bisnis makanan korea menjadi peluang yang saat memikat di tengah pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 22 September 2020  |  07:24 WIB
Makanan Sun Dong ala drama Korea, bisa dinikmati saat di rumah. - istimewa
Makanan Sun Dong ala drama Korea, bisa dinikmati saat di rumah. - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Para penggemar drama korea (drakor) pastinya tak asing dengan Budae Jjigae, sup berkuah pedas pedas asal Negeri Gingseng itu.

Kuliner berbahan dasar sayuran segar, jamur, ramyeon instan, kue beras (tteok), keju, sosis, daging kaleng, tofu, yang ditaruh dalam panci kecil dan kemudian disiram saus gochujang, memang tampak menggugah selera apalagi saat disantap di tengah cuaca yang dingin.

Sayangnya di tengah pandemi seperti ini, untuk menyantap langsung sepanci budae jjigae hangat tampaknya sulit. Terlebih pemerintah, khususnya Pemprov DKI Jakarta, kembali memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang melarang masyarakat untuk makan di restoran dan menyarankan untuk membawa makanan yang dipesan ke rumah. Sementara jika dibawa pulang, tentu rasa budae jjigae tak lagi senikmat dan segar seperti baru pertama kali dihidangkan.

Namun ketika berselancar dalam media sosial, Bisnis tak sengaja menemukan postingan publik figur yang sedang memperlihatkan budae jjigae ready to cook, dengan mengaitkan akun penjualnya. Cukup unik nama yang tertera di sana. "Sun Dong Yang" begitu nama merk yang tertera dalam kemasan budae jjigae tersebut.

Penasaran, Bisnis pun mencoba Sun Dong Yang, si budae jjigae ready to cook di rumah. Kemasan awalnya cukup menarik dengan kardus yang dibalut pita merah dan berlogo animasi wanita tengah mengedipkan sebelah mata dan bibir seakan ingin mengecup.

Hal utama yang membuat unik yakni ketika bungkusan dibuka, terdapat budae jjigae siap masak yang ditaruh di dalam panci aluminium. Tentu dengan demikian pembeli tidak direpotkan lagi harus menyusun bahan-bahan budijigae. Cukup tuangkan saus gochujang yang dikemas di dalam botol, tambahkan 350 ml air, dan letakkan di atas kompor.

Tak perlu menunggu waktu lama, cukup 3 menit, sup yang populer di Korea itu sudah bisa dinikmati. Rasa yang tersaji dari budae jjigae Sun Dong Yang pun sangat pas di lidah. Walaupun kuah dari saus gochujang terlihat merah, rasanya tidak terlalu pedas dan bisa dinikmati semua usia. Ditambah lagi ada cita rasa asam, manis, dan gurih yang membuat nagih untuk selalu menyeruputnya.

Bahan-bahan utama seperti sawi putih, caism, jamur enoki, jamur kuping, ramyun instan, daging slice, tteok , sosis, daging ayam giling, keju cheddar, irisan bawang bombay, ketika diaduk dalam panci, menambah cita rasa yang khas. Terlebih, semua fresh dan kematangannya bisa disesuaikan dengan selera yang ingin menyantap. Bagi orang Indonesia, tentu kurang lengkap jika tidak ditambah kerupuk saat menyantap makanan berkuah hangat seperti budae jjigae.

Sepanci budae jjigae Sun Dong Yang, bisa disantap 2-3 orang. Pastinya semua saling berebutan dan tak ingin kehabisan. Atau, bagi Korean addict, mungkin 1 panci saja tidak cukup seraya menonton drakor.

Pemilik Sun Dong Yang, Chintania Budidjaja mengatakan baru memulai bisnis ini akhir 2019 lalu. Kala itu, dia memilih mengirimkan budae jjigae yang menjadi favorit masakan di rumahnya, lengkap dengan panci untuk menjadi parsel Natal bagi sanak saudara dan rekan-rekan.

Chintania meracik bahan-bahan sesuai seleranya, ditambah saus gochujang khas Korea. Semua bahan dibeli di dalam negeri. Siapa sangka ternyata banyak yang suka dan meminta agar dirinya untuk membuka pesanan masakan khas Korea Selatan itu.

Mengikuti saran, Chintania lantas membuat pemesanan via online, khususnya Instagram dan WhatsApp, 2 pekan sebelum perayaan Hari Natal. "Pas awal jual, laku sekitar 80 panci dalam seminggu," bebernya saat dihubungi Bisnis beberapa waktu lalu.

Pesanan pun semakin banyak, bahkan melonjak ketika awal PSBB pada April lalu. Chintania mengaku bisa menjual hingga 20-30 porsi per hari. Setelah ditelisik, ternyata saat PSBB banyak orang yang menghabiskan waktu menonton drakor di rumah. Dari menonton drakor tersebut, banyak orang penasaran dengan budae jjigae dan ingin menikmatinya. "Banyak juga yang beli untuk kasih ke teman sekadar say hi, kasih ucapan 'selamat menikmati budae jjiggae Korean drama'" ungkap Chintania.

Pada Ramadan dia mengaku pesanan juga membludak. Selama 2 pekan, Chintania berhasil menjual 300 porsi budae jjigae.

Mengenai mengapa menjual budae jjigae ready to cook, lengkap dengan panci, Chintania mengaku terinspirasi dari drakor. Hal tersebut karena pemeran dalam drakor tersebut menyantap langsung budae jjigae yang disajikan di dalam panci tanpa dituang kembali ke dalam mangkuk. Soal nama Sun Dong Yang, dia hanya mencari kata yang pas dan unik untuk dipakai.

Untuk saat ini, Chintania menyediakan budae jjigae yang halal dan non halal. Adapun yang halal menggunakan daging ayam giling, semntara non halal memakai daging babi. Pembeli juga bisa memesan Sun Dong Yang tanpa panci. Rencananya, dia akan menyediakan Sun Dong Yang untuk porsi satu orang dalam beberapa waktu ke depan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korea makanan covid-19 Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top