Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pandemi Belum Usai, Wisatawan Tetap Melancong

Dalam kajian Tripadvisor, ada 79 persen dari wisatawan yang sudah melakukan perjalanan sejak September 2020.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 15 September 2020  |  10:27 WIB
Ilustrasi - Womanbizlife
Ilustrasi - Womanbizlife

Bisnis.com, JAKARTA - Di tengah pandemi yang masih penuh ketidakpastian, per November 2020 sejumlah orang diprediksi masih tetap optimis untuk melancong ke luar negeri.

Dilansir dari situs Travel+Leisure, sektor pariwisata mungkin akan terlihat berbeda tahun ini akibat pandemi Covid-19. Meski begitu Tripadvisor mengkaji adanya peluang kembali menggeliatnya pariwisata seiring dengan berakhirnya musim panas.

Tercatat sejak 1 September sampai 30 November 2020, ada beberapa daerah yang tercatat memiliki banyak wisatawan datang.

Umumnya destinasi yang populer selama musim gugur ini misalnya; Atlantic City, St. Pete Beach dan Clearwater, Myrtle Beach, San Diego, Savannah, Sedona, juga Scottsdale.

Christopher Hsi, Lead Analyst in Consumer Market Research Tripadvisor menjelaskan, pandemi ini mendorong para wisatawan untuk lebih kreatif dan eksploratif mencari lokasi destinasi wisata baru yang sebelumnya tidak pernah disadari.

"Pada musim gugur, kami melihat kenaikan kunjungan wisata ke beberapa destinasi dimana para wisatawan bisa bersantai, sebagai upaya relaksasi dari kesibukan di perkotaan," ungkapnya.

Sekitar 65 persen wisatawan sudah merencanakan liburan. Berdasarkan kajian Tripadvisor melalui situs resminya, ada 79 persen dari wisatawan musim gugur yang sudah melakukan perjalanan sejak September ini.

Tak hanya itu, Tripadvisor juga menemukan para wisatawan saat ini jadi lebih sadar kemampuan anggaran. Umumnya mereka tidak lagi terlalu lama menginap di hotel mahal seperti kebiasaan tahun sebelumnya.

Sebaliknya, justru fasilitas akomodasi seperti resor murah, tempat camping, dan villa di area perkebunan atau sawah malah menunjukkan kenaikan pemesanan.

Tempat tidur kecil dengan sarapan yang sederhana dari fasilitas akomodasi justru menjadi incaran dan menunjukkan angka perbaikan okupansi selama pandemi.

Mayoritas wisatawan juga mempertimbangkan perjalanan yang singkat saja selama musim gugur ini. Sekitar 55 persen dari pemesanan perjalanan para wisatawan ini dua sampai lima malam, dan ada 36 persen yang bahkan hanya memesan untuk wisata dalam sehari semalam saja.

Para wisatawan juga menjadi lebih spontan tahun ini ketimbang tahun sebelumnya. Seringkali para wisatawan langsung memesan perjalanan selanjutnya dalam kurun waktu kurang dari sepekan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata traveling Virus Corona
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top