Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bos Lion Air Group Sudah Terbang 70 Kali Selama Pandemi

Sarung tangan dan hand sanitizer menjadi perlengkapan bos Lion Air saat naik pesawat.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 11 September 2020  |  20:37 WIB
Pesawat Lion Air terparkir di Apron Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (17/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pesawat Lion Air terparkir di Apron Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (17/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA—Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait mengungkapkan dirinya telah terbang sebanyak 70 kali selama masa pandemi.

Edward mengungkapkan dirinya mengikuti protokol – protokol kesehatan dan melindungi diri agar tidak terkena Covid-19 selama menggunakan transportasi udara. “Setiap saya terbang, saya ikuti, [Pakai] lengan panjang, kacamata sarung tangan,” katanya.

Dia menuturkan sarung tangan yang digunakannya selama di bandara dan di dalam pesawat kemudian dibuang ketika mendarat.

Meskipun di dalam pesawat - dengan teknologi yang ada - sudah aman, dia mengungkapkan perlu ada langkah – langkah perlindungan ganda. Langkah itu seperti membersihkan handle dengan tisu pembersih. “Itu membangun rasa percaya diri kita,” katanya.

Dia mengungkapkan pesawat sebenarnya sudah dirancang tidak akan menyebarkan penyakit ke seluruh kabin.

Edward menuturkan sistem udara di dalam kabin pesawat sudah dibuat sedemikian rupa agar udara yang dihembuskan oleh individu langsung diganti dengan udara yang sudah disaring oleh filter antivirus yang diciptakan dalam rangka keselamatan pesawat.

Menurutnya, pilot akan terkena flu apabila terdapat satu orang flu di dalam pesawat ketika terbang selama 16 jam jika sistem yang ada di dalam kabin tidak memproteksi dengan baik.

“Itu adalah bukti buat saya,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tiket pesawat lion air
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top