Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Viral Video Harimau Kurus, Ini Kondisi Kesehatannya

Beredar video harimau dengan perut yang tipis di Instagram. Harimau tersebut berasal dari Maharani Zoo.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 08 September 2020  |  11:11 WIB
Viral Video Harimau Kurus, Ini Kondisi Kesehatannya
Harimau kurus di Maharani Zoo. - Instagram
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Sebuah video harimau dengan kondisi kurus viral. Official wisata Maharani Zoo dan Goa menyatakan bahwa harimau dalam kondisi sehat.

Ketika Bisnis.com mengkonfirmasi melalui kontak yang ada dalam lamannya, official tempat wisata Maharani Zoo dan Goa membenarkan harimau yang ada dalam video viral tersebut berada di Maharani Zoo.

"Tunggu klarifikasi dari kami ya, akan ada klarifikasi dari dokter dan BKSDA," katanya kepada Bisnis pada Selasa (8/9/2020).

Sebagai informasi, ungkap official, Harimau dalam video tersebut dalam keadaan sehat.

Maharani Zoo dan Goa tetap memberi nutrisi setiap hari seperti biasanya. Kemudian, untuk menjaga naluri liarnya, pihaknya memberikan 5-6 kg daging dan ayam hidup seminggu sekali.

Langkah ini sesuai standar nutrisi satwa dan tidak ada pengurangan jumlah porsinya. "Usia harimau dalam video bernama Baksi adalah 14 tahun. Sedangkan kondisi usia tua pastinya metabolisme tubuh tidak seperti yang muda," katanya.

Official mengungkapkan usia maksimal Harimau Sumatera di alam hingga 15 tahun dan di penangkaran maksimal 20 tahun. Selama berada di Maharani zoo, Baksi sudah berhasil membuahi 3 ekor betina.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harimau kebun binatang kurus
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top