Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Menanti Festival Diwali di Kota Medan

Biasanya, Festival Diwali menyediakan lampu-lampu dan lilin-lilin dinyalakan sebagai lambang terang kebaikan sekaligus membangkitkan suasana yang indah dalam perayaan itu.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 31 Agustus 2020  |  17:18 WIB
Little India di Medan
Little India di Medan

Bisnis.com, JAKARTA -- Festival Dwali atau perayaan Deepawali bagi masyarakat India dirayakan selama 5 hari untuk merayakan kemenangan kebaikan atas keburukan.

Biasanya, Festival Diwali menyediakan lampu-lampu dan lilin-lilin dinyalakan sebagai lambang terang kebaikan sekaligus membangkitkan suasana yang indah dalam perayaan itu. Umumnya, Festival Dewali dirayakan pada akhir Oktober sampai awal November.

Apakah di Indonesia Anda bisa menikmati perayaan Diwali? Tentu saja, jika Anda menemukan Little India, kawasan yang dihuni oleh komunitas masyarakat India.

Ternyata, di Indonesia Anda pun bisa menemukan komunitas sejenis yang akrab disebut Kampung Keling di Medan, Sumatra Utara.

Penyematan nama Kampung Keling adalah warisan masa lampau pada kalangan masyarakat Kota Medan, Sumatera Utara untuk mendeskripsikan imigran asal India yang rata-rata berkulit hitam. 

Mulanya, para imigran asal India Tamil ini datang ke Sumatra Utara sekitar abad ke-19 untuk bekerja di perkebunan sawit maupun tembakau. Lambat laun, komunitas yang awalnya hanya segelintir orang saja kian berkembang akibat perkawinan hingga membentuk sebuah pemukiman dengan kultur khas masyarakat India di Kota Medan. Sejumlah ras lain pun ikut bermigrasi ke Medan sebut saja etnis Cheyttar dan Punjab.

Kampung Keling sebagai pemukiman yang berlokasi di Jalan Teuku Umar, Kota Medan ini juga banyak dikenal dengan sebutan Kampung Madras, Little India, hingga Kampung Bollywood. Pemukiman dengan luas sekitar 10 hektare itu pun kini menjadi kawasan yang rata-rata dihuni oleh masyarakat keturunan India.

Pada sisi kiri dan kanan, Anda akan menemukan banyak toko kain juga toko yang menjual pakaian khas India. Anda pun jangan mengernyitkan dahi jika selama perjalanan, Anda akan menjumpai banyak orang pada kawasan itu memiliki tanda merah di dahi. 

Selain gerai pakaian, komunitas masyarakat India di Kampung Keling juga ternyata banyak berdagang makanan. Adapun makanan yang disajikan adalah masakan khas India, sebut saja; nasi briyani, martabah kuah, roti canai, dan gulai kari.

Tak hanya masakan khas India, Anda juga bisa menjumpai sejumlah gerai masakan khas Indonesia seperti Mie Aceh, rumah makan Padang, rendang, dan masakan khas Sumatra lain. Ragam masakan India serta asimilasi jenis masakan dengan tradisi kuliner Indonesia membuat Kampung Keling menjadi ikon wisata kuliner khas India di Medan.

Tak hanya Dewali, Anda juga bisa mengikuti Festival Holy, yakni perayaan komunitas masyarakat Hindu untuk menandai awal musim semi. Konon perayaan ini juga perayaan cinta kasih, dan ditandai dengan tradisi melempar bubuk berwarna-warni kepada orangtua, orang yang dikasihi.

Festival Holy juga sebuah lambang dimana semua orang berbagi dan menjadi satu dalam kebahagiaan tanpa dipisahkan oleh kasta. Umumnya Festival Holy dirayakan pada bulan Maret. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

medan festival
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top