Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Retjeh!, Mijuman Kekinian Dipadukan dengan Jajanan Jadul Rambut Nenek

Brand F&B pertama ini bernama Retjeh Indonesia “Retjeh!”.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 31 Agustus 2020  |  20:21 WIB
Retjeh!
Retjeh!

Bisnis.com, JAKARTA - Minuman kekinian memang sangat banyak peminatnya di Indonesia, biasanya sebagai mood booster atau pelepas dahaga pada saat merasa haus. 

Setelah berkecimpung dalam dunia IT & Security Systems dengan VINVELTAMA CORPORATION, Felix Agus memutuskan untuk terjun kedunia F&B di tahun 2020 ini.

Brand F&B pertama ini bernama Retjeh Indonesia “Retjeh!”.

“Kami membuka Retjeh Indonesia “Retjeh!” dengan tujuan memberikan Warna Baru dalam Dunia F&B dan Kami mau Semua Harus Minum Enak.” menurut Felix Agus dalam siaran persnya.

Retjeh Indonesia “Retjeh!” memperkenalkan produknya ditengah menjamurnya produk-produk minuman kekinian lain di masyarakat. Retjeh Indonesia “Retjeh!” menawarkan menu yang berbeda dari brand minuman kekinian lain nya yang rata-rata mempunyai produk yang mirip atau sejenis.

Yang menjadikan menu ini berbeda dengan menu dari brand lain adalah menggunakan tambahan rambut nenek diatasnya. Rambut nenek merupakan jajanan jaman dulu yang kini mulai sulit dijumpai.

Menu ini dapat membuat Anda bernostalgia dengan adanya rambut nenek, namun tetap kekinian, Manisnya rambut nenek dan liquid cotton candy akan berpadu dengan gurihnya cheese cream dan asam nya strawberry pearl hingga menciptakan sensasi rasa yang berbeda dari minuman – minuman yang sejenis.

Sesuai namanya, brand Retjeh Indonesia “Retjeh!” menawarkan konsep yang receh, gaul, dan kekinian. Dengan menu yang instagramable, harganya affordable, dan juga menggunakan bahan-bahan premium. Keunikan lain yang ditawarkan oleh Retjeh Indonesia “Retjeh!” juga terletak pada packaging nya yang lucu dan terdapat kata-kata atau jokes receh kekinian.

Menurut Andrew Mailuhu Direktur Marketing " Retjeh Indonesia " Retjeh" memperkenalkan produknya ditengah menjamurnya produk- produk minuman kekinian lain di masyarakat, Retjeh menawarkan menu yang berbeda dari brand minuman kekinian lainnya yang rata- rata mempunyai produk yang mirip atau sejenis.

Dengan total 15 varian menu, red velvet, taro, black choco, black oreo, kopyor, kategori mojito, kategori tea, fresh milk boba, milk tea mango, terakhir bubble gum dan cotton candy yang merupakan menu signature mereka. Dan yang menjadi menu di Retjeh berbeda dengan menu brand lain adalah menambahkan rambut nenek yang merupakan jajanan jaman dulu yang kini mulai sulit di jumpai dan menu ini dapat membuat kita bernostalgia dengan adanya rambut nenek, namun tetap kekinian, manisnya rambut nenek dan liquid cotton candy akan berpadu dengan gurihnya cheese cream dan asamnya strawberry pearl hingga menciptakan sensasi rasa yang berbeda dari minuman- minuman sejenis."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kuliner minuman
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top