Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Cek Fakta : Minuman di Pesawat ini Perlu Dihindari?

Seorang mantan flight attendant mengungkapkan penumpang harus menghindari air minum dari keran lantaran tangki yang menampung air tidak sebersih yang dibayangkan orang.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 25 Agustus 2020  |  17:08 WIB
Ilustrasi kabin pesawat
Ilustrasi kabin pesawat

Bisnis.com, JAKARTA--Minuman adalah salah satu layanan yang akan pelancong terima ketika menggunakan pesawat untuk bepergian. Namun, beberapa flight attendant menyarankan pelancong untuk menghindari beberapa minuman yang ditawarkan ketika berada di dalam pesawat.

Dilansir dari Express UK, seorang mantan flight attendant mengungkapkan penumpang harus menghindari air minum dari keran lantaran tangki yang menampung air tidak sebersih yang dibayangkan orang.

"Air di pesawat benar-benar menjijikkan, kapal tanker asal air benar-benar tidak pernah dibersihkan," ucap pramugari tersebut, Selasa (25/8/2020).

Kondisi tersebut menyebabkan air keran yang diminum oleh penumpang tidak menutup kemungkinan penuh bakteri.

Tidak hanya air minum, beberapa flight attendant juga merekomendasikan untuk menghindari es dalam minuman.

Kemudian, penumpang juga mendapatkan anjuran untuk menghindari kopi dan teh karena masih dapat mengandung beberapa kuman meskipun airnya sudah dimasak.

Staf kabin sendiri cenderung menghindari air keran dan hanya mengonsumsi air kemasan saat berada di dalam pesawat.

Sebuah studi dari Badan Perlindungan Lingkungan menemukan bahwa 1 dari 8 pesawat tidak memenuhi standar keamanan air, dan bahwa 12 persen pesawat komersial di AS, dinyatakan positif bakteri tingkat tinggi dalam pasokan air keran.

Pramugari tidak pernah diberi tahu seberapa sering tangki ini dibersihkan, tetapi banyak maskapai penerbangan menjelaskan bagaimana mereka membersihkannya setiap empat bulan

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pesawat minuman
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top