Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wisata Bali Batal Buka untuk Turis Asing 11 September

Pihak berwenang awalnya berencana untuk membuka kembali mulai 11 September, tapi karena Indonesia memiliki lebih dari 150.000 kasus virus corona yang dikonfirmasi rencana itu kembali ditunda.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 25 Agustus 2020  |  07:54 WIB
Suasana objek wisata Tanah Lot di Kabupaten Tabanan, Bali, saat pertama kali dibuka di tengah pandemi Covid-19. - Antara
Suasana objek wisata Tanah Lot di Kabupaten Tabanan, Bali, saat pertama kali dibuka di tengah pandemi Covid-19. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Tempat wisata di Bali tetap tutup untuk turis asing sepanjang tahun 2020.

Pihak berwenang awalnya berencana untuk membuka kembali mulai 11 September, tapi karena Indonesia memiliki lebih dari 150.000 kasus virus corona yang dikonfirmasi rencana itu kembali ditunda.

“Pemerintah Indonesia tidak dapat membuka kembali pintunya bagi wisatawan asing hingga akhir tahun 2020 karena kami masih menjadi zona merah,” kata Gubernur Bali Wayan Koster dalam sebuah pernyataan dikutip dari Bloomberg.

“Situasi yang tidak kondusif memungkinkan turis asing datang ke Indonesia, termasuk ke Bali.” tambahnya.

Setelah beberapa keberhasilan dalam penundaan sejak awal, tingkat infeksi di Bali melonjak pada bulan Juni karena pekerja migran kembali ke rumah dan hasil tes positif meningkat.

Pulau itu memiliki 4.576 kasus yang dikonfirmasi pada hari Senin dan 52 kematian karenanya, sementara Indonesia secara keseluruhan memiliki lebih dari 155.000 kasus yang dikonfirmasi dan 6.759 kematian.

Bali telah terbuka untuk pelancong lokal sejak akhir Juli, dan sebanyak 2.500 orang telah tiba melalui bandara setiap hari tanpa menyebabkan lonjakan infeksi.

Pemerintah daerah akan fokus meningkatkan jumlah pengunjung domestik untuk membantu pemulihan industri pariwisata dan ekonomi, katanya.

Lebih dari 6 juta turis asing mengunjungi Bali tahun lalu, artinya sekitar lebih dari sepertiga dari total Indonesia.

Pemerintah memperingatkan pada bulan April bahwa pandemi tersebut dapat menghilangkan lebih dari US$10 miliar pendapatan pariwisata Indonesia tahun ini.

Perkiraan itu bisa makin memburuk karena perhitungan itu diasumsikan telah adanya pemulihan di paruh kedua 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali wisata
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top