Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Aneka Pasar Malam Taiwan yang Bisa Dijajal Setelah Pandemi

Di Taiwan sudah banyak orang Indonesia yang bekerja, belajar dan tinggal di Taiwan. Jika menemukan pedagang pasar malam Taiwan menggunakan bahasa Indonesia yang fasih saat menyapa tamu tentu tidak heran lagi
Akhirul Anwar
Akhirul Anwar - Bisnis.com 13 Agustus 2020  |  06:56 WIB
Keramaian pasar malam di Taiwan - TETO/pixabay.com
Keramaian pasar malam di Taiwan - TETO/pixabay.com

Bisnis.com, JAKARTA – Menurut statistik tidak resmi, ada sekitar 400 pasar malam di Taiwan dengan berbagai ukuran luas tempat dan jam operasional. Sebagian besar pasar malam berada ditempat terbuka, dan beberapa memiliki ruang tertutup.

Di antaranya pasar malam Shilin, yang paling terkenal di Taiwan utara, terdapat lebih dari 300 kios yang jangkauannya terbentang beberapa blok.

Kerumunan orang yang mengunjungi pasar malam Shilin pada akhir pekan dan hari libur sangat padat dan berdesakan. Jika tidak hati-hati, kerabat dan teman yang jalan beriringan dengan Anda bahkan bisa terpisah.

Jika berbicara tentang pasar malam, kesan pertama bagi kebanyakan orang adalah makanannya.
Jajanan pasar malam yang paling klasik dan umum adalah fried chicken steak, tiram goreng, tahu bau, dan sate panggang arang.

Fried chicken steak Taiwan memiliki ciri kulit yang renyah dan sari daging yang istimewa, serta ukurannya lebih besar dari ukuran wajah.
Setelah digoreng lalu dibakar di atas arang untuk menambah cita rasanya. Fried chicken steak Taiwan sudah bisa disantap di Jakarta, tapi rasanya agak berbeda dengan Taiwan.

Pasar malam lainnya memiliki beragam kuliner makanan, ada sekitar puluhan warung makanan di pasar malam pada umumnya, bahkan ratusan warung makan di pasar malam yang besar.

Biasanya orang tidak menyantap semua jenis makanan dalam satu malam, jadi bagaimana caranya memilih makanan favorit diantara banyaknya deretan warung kuliner yang memikat selera ini?

Cara paling gampang yaitu melihat warung kuliner mana yang paling diburu orang, yang antrenya paling banyak sudah tidak salah lagi bila kita ikut antre.

Jika menurut Anda jajanan ini terlalu sederhana, tidak masalah, biasanya ada kedai beef steak di pasar malam Taiwan.
Hanya dengan NT$150 (sekitar Rp75.000), sudah bisa duduk menikmati beef steak besar di atas hot plate. Harga sudah termasuk pasta, sayuran dan telur ceplok.

Setelah puas makan dan minum di pasar malam, tentu butuh aktifitas ringan. Biasanya terdapat banyak stand fasilitas hiburan di pasar malam, seperti lempar panah atau tembak balon, mesin lempar bola basket, ring loop, mesin capit boneka, atau tangkap ikan mas dan kelereng kesayangan anak.

Di pasar malam yang lebih besar, bahkan ada komidi putar, mobil bumper, dan roller coaster kecil untuk permainan anak-anak.
Fasilitas hiburan ini juga akan memberikan hadiah berdasarkan prestasi bermain, misalnya jika anda menembak 6 balon dengan 6 anak panah sekaligus, anda bisa mendapatkan boneka terbesar di stand tersebut.

Oleh karena itu, pasar malam menjadi salah satu tempat favorit anak-anak, karena selain bisa makan, minum dan bermain, juga bisa memenangkan hadiah.

Selain makan, minum, dan bersenang-senang, nilai jual lain dari pasar malam Taiwan adalah mengajak orang-orang berbelanja.
Biasanya barang-barang yang dijual di pasar malam tidak terlalu besar atau terlalu mahal, seperti baju, topi, tas, dan aksesoris dekorasi yang disukai anak remaja.

Selain itu, peralatan dapur yang biasa digunakan ibu rumah tangga dan aksesoris ponsel yang disukai semua orang biasanya juga dapat ditemukan di pasar malam.

Di sekitar pasar malam yang berskala relatif besar, biasanya terdapat sejumlah toko perlengkapan olahraga yang menjual sepatu olahraga, toko fashion, toko handphone, dan toko obat kosmetik yang berlokasi di perempatan pasar malam yang banyak orang berlalu lalang, dan waktu bukanya juga bersamaan dengan waktu buka pasar malam hingga tengah malam.

Pasar malam Taiwan merupakan salah satu budaya umum orang Taiwan. Pergi ke pasar malam biasanya tidak perlu berdandan dan berpakaian mewah.

Banyak orang pergi kesana hanya mengenakan T-shirt dan celana pendek. Pasar malam juga menjadi objek wisata yang tidak dilewatkan oleh turis asing ketika berlibur ke Taiwan.

Sebagian pedagang pasar malam fasih berbahasa asing dalam melayani turis. Tak heran melihat pedagang menggunakan bahasa Inggris saat menyapa pelanggan, dan balik badan menanggapi turis lainnya dalam bahasa Jepang.

Di Taiwan sudah banyak orang Indonesia yang bekerja, belajar dan tinggal di Taiwan. Jika menemukan pedagang pasar malam Taiwan menggunakan bahasa Indonesia yang fasih saat menyapa tamu tentu tidak heran lagi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata taiwan
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top