Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mulai 11 September, Turis Asing Diperbolehkan ke Bali Kembali

Sektor pariwisata menjadi sektor terdalam yang terdampak pandemi Covid-19 karena pergerakan pariwisata yang terganggu.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 11 Agustus 2020  |  10:44 WIB
Seorang turis mancanegara beristirahat di Pura Pasar Agung usai mendaki Gunung Agung - Bisnis.com/Feri Kristianto
Seorang turis mancanegara beristirahat di Pura Pasar Agung usai mendaki Gunung Agung - Bisnis.com/Feri Kristianto

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah akan mulai membuka pariwisata Bali untuk turis internasional mulai 11 September 2020, sedangkan turis domestik sudah diperbolehkan masuk Bali pada 31 Juli 2020.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut bahwa sektor pariwisata menjadi sektor terdalam yang terdampak pandemi Covid-19 karena pergerakan pariwisata yang terganggu.

"Ketakutan-ketakutan jadi momok industri pariwisata, pada 31 Juli 2020 Bali sudah buka diri untuk turis dalam negeri. Saya mohon promosikan, liburan ke Bali saja. Kami akan kampanye mulai laksanakan 11 September turis internasional," urainya katanya dalam webinar Masyarakat Transportasi Indonesia, Selasa (11/8/2020).

Di sisi lain, perekonomian Indonesia mengalami koreksi yang cukup dalam mengalami pertumbuhan negatif 5 persen sektor transportasi dan pergudangan serta pariwisata menjadi yang terpukul paling dalam.

Dia menyebut bahwa negara besar saja mengalami kondisi negasi yang sama. Katika menghadapi ini, Indonesia harus maju tak tidak boleh menyerah, berkegiatan kembali, dan tetap menjalankan transportasi dengan protokol kesehatan.

"Kami sudah tahu sektor paling parah transportasi, ambil contoh global penerbangan mengalami parah, lockdown, maskapai Virgin Australia hampir bangkrut. Lufthansa Jerman, dan maskapai Prancis [Air France] terancam gulung tikar, juga Thai airways berhenti operasi April, upaya pemerintah lockdown pergerakan di Thailand," terangnya.

Budi juga menyoroti adanya ketakutan penumpang terhadap aktivitas transportasi sehingga terjadi pembatasan penumpang domestik dan internasional. Akibatnya, aktivitas transportasi pun turut menurun kinerjanya.

"Harus diakui transportasi menghadapi situasi yang sangat parah, 30 persen proyeksi turun pendapatan, udara bisa lebih dari 50 persen, ini bisa jadi ancaman bangkrut," kata Menhub.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali pariwisata
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top