Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Atasi Alergi Laktosa, Kisaku Kreasikan Kopi Susu Almond

Catherine Halim, Co-founder dan Managing Partner Kisaku mengatakan ada 70% masyarakat keturunan Asia mengalami intoleransi laktosa.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 04 Agustus 2020  |  16:26 WIB
Kopi susu almond
Kopi susu almond

Bisnis.com, JAKARTA – Produk kopi Kisaku yang sukses dengan menu Oat Mylk Latte kini melengkapi pilihan minuman kopi berbahan baku susu alternatif yakni dengan Almond Mylk Latte.

Catherine Halim, Co-founder dan Managing Partner Kisaku mengatakan ada 70% masyarakat keturunan Asia mengalami intoleransi laktosa. Angka ini berbeda jauh dengan masyarakat Eropa Utara yang lebih terbiasa mengonsumsi produk susu murni, sehingga tingkat intoleransi laktosa jauh lebih rendah dan hanya berada di kisaran 5%.

Oleh sebab itu, Kisaku ingin menyediakan pilihan susu alternatif untuk campuran kopi bagi para pelanggan yang tidak dapat mencerna laktosa ataupun penganut paham vegan. Kisaku pun melengkapi Oat Mylk Latte yang telah diluncurkan bulan September 2019 silam, dengan Almond Mylk Latte yang memadukan racikan kopi khas Kisaku dengan susu almond.

Catherine mengaku sadar akan adanya peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap susu alternatif. Untuk itu sejak pembukaan gerai pertama, Kisaku telah menyediakan pilihan susu alternatif berbahan gandum, yang sekarang dilengkapi dengan susu almond.

“Selain cocok dikonsumsi oleh mereka yang memiliki intoleransi laktosa, susu gandum dan almond sesuai bagi penganut paham vegan, serta lebih ramah lingkungan," kata Catherine dikutip dari siaran pers, Selasa (4/8/2020).

Penelitian yang dilakukan oleh University of Oxford mengatakan bahwa satu gelas susu sapi menghasilkan emisi gas rumah kaca hampir tiga kali lebih banyak dari susu alternatif.

Produksi satu gelas susu sapi per hari selama setahun juga membutuhkan lahan seluas 650m2, sepuluh kali lebih banyak daripada luas lahan yang dibutuhkan untuk menghasilkan segelas susu gandum.

Sementara luasan lahan yang dibutuhkan untuk produksi susu almond, bahkan lebih sedikit lagi. Selain itu, asupan air yang dibutuhkan untuk memproduksi segelas susu gandum dan susu almond, juga jauh lebih sedikit dari kebutuhan produksi segelas susu sapi.

Catherine menambahkan, secara perlahan, setiap usaha kecil yang dilakukan bertujuan untuk menjadikan Kisaku sebagai sebuah tempat bersosialisasi yang lebih ramah lingkungan. Sebagai pemerhati kopi, Catherine juga merasa bahwa perpaduan susu alternatif dan kopi punya ciri khas unik, yang memiliki pasar tersendiri.

“Kami pun berkomitmen menggunakan susu alternatif dari merek terbaik, salah satunya adalah Oatly, merek susu gandum berkualitas tinggi yang disebut New York Times sebagai alternatif terbaik dari susu sapi," tambah Catherine.

Saat ini, mayoritas minuman kopi Kisaku bisa dipadukan dengan susu gandum atau susu almond. Dengan ekstra pembayaran Rp18.000, pelanggan bisa memadukan susu alternatif berbahan gandum atau almond beserta Iced atau Hot Latte, Iced atau Hot Kampoeng Latte, Iced atau Hot Mocha, Iced/Hot Chocolate, dan Iced atau Hot Green Tea Latte.

Tidak hanya itu saja, karena saat ini Kisaku juga menyediakan Home Series berukuran 1 liter, yang mencakup minuman kopi berbahan baku susu alternatif seperti Almond Mylk Latte seharga Rp149.000 per liter, dan Oat Mylk Latte seharga Rp199.000 per liter.

Keuntungan lain tambah Catherine, susu ini dapat disimpan selama tiga hari di dalam kulkas. Selain itu Almond atau Oat Mylk Latte berukuran ekonomis ini juga sesuai bagi para penikmat susu alternatif yang ingin tetap menikmati kopi sambil bekerja di dalam rumah.

"Dua pilihan susu alternatif yang kami sediakan merupakan bentuk komitmen Kisaku dalam memenuhi setiap kebutuhan pelanggan. Baik pecinta kopi hitam, minuman non-kopi, ataupun kopi susu berbahan gandum dan almond," tutup Catherine.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kopi susu
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top