Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bali Terapkan QRIS, Sektor Pariwisata Diyakini Bangkit

Penerapan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di sektor pariwisata di Bali diyakini akan menjadi langkah awal kebangkitan pariwisata nasional.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 02 Agustus 2020  |  14:48 WIB
Pengunjung melakukan transaksi pembayaran berbasis digital dengan pedagang pantai menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Pantai Pandawa, Badung, Bali, Sabtu (11/7/2020). - ANTARA
Pengunjung melakukan transaksi pembayaran berbasis digital dengan pedagang pantai menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Pantai Pandawa, Badung, Bali, Sabtu (11/7/2020). - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Penerapan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di sektor pariwisata di Bali diyakini akan menjadi langkah awal kebangkitan pariwisata nasional.

Bali telah mendeklarasikan Program Kepariwisataan dalam Tatanan Kehidupan Bali Era Baru & Digitalisasi Pariwisata Berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Peninsula Nusa Dua, Bali, Kamis (30/7/2020)

Deklarasi dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Gubernur Bali I Wayan Koster, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana, Direktur Utama ITDC Abdulbar M Mansoer, Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara, Kapolda Bali Irjen. Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, dan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho.

Penerapan QRIS menjadi solusi untuk membangkitkan sektor pariwisata dalam mendukung tatanan kehidupan era baru karena tidak akan ada kontak fisik dalam interaksi atau cashless.

“Dengan penerapan QRIS akan mempermudah sistem transaksi bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, tidak ribet, lebih cepat, dan kekinian,” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio dalam keterangan pers, Sabtu (1/8/2020).

Penerapan QRIS menjadi salah satu cara untuk mengimplementasikan dan menjalankan protokol kesehatan sekaligus melaksanakan upaya pemulihan pariwisata di Bali. Sebagai bentuk citra positif yang tidak hanya diperhatikan masyarakat Indonesia, tapi juga diperhatikan masyarakat dunia.

Oleh karena itu, lanjutnya, keberhasilan Bali dalam menjalankan hal tersebut akan memberi dampak pada bangkitnya pariwisata nasional. Saat ini, pemerintah juga tengah memperjuangkan untuk memberikan stimulus pariwisata dalam bentuk insentif tiket pesawat.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho menjelaskan Penerapan kanal pembayaran QRIS di sektor pariwisata merupakan implementasi QRIS yang sudah diterapkan pada awal Januari 2020, yang seiring dengan program kepariwisataan dalam tatanan kehidupan Bali di era baru digitalisasi pariwisata berbasis QRIS.

“QRIS Bank Indonesia menjadi salah satu solusi alat pembayaran digital yang dapat diaplikasikan di semua sektor khususnya sektor pariwisata yang menuntut semuanya harus serba cepat, mudah, murah, dan aman. Dan bisa diterapkan di semua sektor mulai dari retail, tiketing, pajak, atau untuk memenuhi kebutuhan wisatawan asing,” ujarnya.

Jumlah merchant yang sudah menggunakan QRIS di Bali per 24 Juli 2020 sudah mencapai 114.446 merchant, meningkat 337 persen dibandingkan pada awal 2020. Dari angka tersebut sebanyak 57 persen pengguna QRIS berasal dari usaha mikro, 20 persen usaha kecil, 17 persen usaha menengah, dan 6 persen usaha berskala besar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata nontunai cashless
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top